Suasana Masjid Agung Ciamis pada malam hari (FOTO: instagram/dudisugandi)

Masjid Agung Ciamis yang berdiri di tahun 1882 dan luasnya 8.500 meter persegi ini telah menjadi pusat penyebaran agama Islam pada masa lampau.

TIMES Jabar,Selasa 27 April 2021, 15:15 WIB
203.7K
N
Natasya Putri Suparman (MG-327)

CIAMISMasjid Agung Ciamis yang berdiri di tahun 1882 dan luasnya 8.500 meter persegi ini telah menjadi pusat penyebaran agama Islam pada masa lampau.

Seiring pemerintahan Tatar Galuh berganti dan ada insiden tertentu membuat arsitektur megah Masjid ini pun ikut berubah.

Masjid yang berhadapan dengan Alun-Alun Ciamis dan diapit oleh Gedung DPRD Ciamis dan Pendopo ini juga menjadi pusat penyebaran Islam di masa lampau. Penyebarannya tidak hanya di Ciamis, tetapi juga hingga ke Banjar, Pangandaran, bahkan ke wilayah Cilacap dan Brebes, Jawa Tengah.

article
Masjid Agung Ciamis (FOTO: instagram/dudisugandi)

Waktu pertama kali berdiri, atap Masjid ini mirip seperti ciri khas Demak, yaitu berbentuk kerucut dan didominasi kayu jati. Tepatnya, ini pada saat pemerintahan Bupati Galuh RAA Kusumadiningrat (Kanjeng Prebu).

Kanjeng Prebu memimpin Ciamis mulai tahun 1839 hingga 1886. Kemudian, ada prasasti kayu di bangunan Masjid ini yang menyebutkan, Masjid ini selesai dibangun tahun 1902. Sayangnya, prasasti itu telah hilang entah kemana.

Selanjutnya, dua menara kembar menjulang yang kita lihat sekarang di Masjid ini adalah hasil renovasi pada tahun 1958. Tepatnya, pada masa Bupati Raden Yusuf Suryadipura.

article
Dua menara kembar di Masjid Agung Ciamis yang ada hingga saat ini (FOTO: instagram/ciamis_hiitz)

Renovasi tersebut dilakukan karena saat itu pernah ada insiden pembakaran Masjid ini oleh sekelompok pemberontak DI/TII. Bahkan, atap kerucut yang semula terbuat dari genteng pun telah berganti jadi seng.

Lalu, ada perubahan masif pada tahun 1983-1988, saat pemerintahan Bupati Momon Gandasasmita. Bentuk Masjid saat itu seperti gedung pemerintahan dan tidak ada atap kerucut lagi.

Akhirnya, mulai tahun 2002 hingga sekarang bangunan Masjid didominasi oleh tembok dan tidak ada perubahan lagi. Tepatnya, itu pada saat pemerintahan Bupati Oma Sasmita.

Semenjak itu hingga sekarang Masjid Agung Ciamis memiliki satu kubah besar di bagian tengahnya. Adapula, empat kubah kecil yang mengelilingi Masjid ini.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Natasya Putri Suparman (MG-327)
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.