Berita

PPI Dunia Ulas Bagaimana Cara Berbisnis di Jepang Bersama CEO Kopikalyakan

Rabu, 29 November 2023 - 20:09
PPI Dunia Ulas Bagaimana Cara Berbisnis di Jepang Bersama CEO Kopikalyakan PPI Dunia dan PPI Jepang berkumpul di Kopikalyan. (Foto: PPI Dunia)

TIMES JABAR, JAKARTA – Dalam rangka meningkatkan semangat kewirausahaan lebih dari 50 pelajar Indonesia anggota PPI Dunia berkumpul dalam acara Ngopi Bareng CEO – Jepang. Beberapa dari mereka hadir langsung dan mengikuti berjalannya acara di Kopikalyan Tokyo pada Senin (27/11/2023) sedang beberapa lainnya bergabung melalui video conference.

Program "Ngopi Bareng CEO" merupakan inisiatif yang digagas oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Seluruh Dunia (PPI Dunia). Kegiatan tersebut menghadirkan CEO atau pemilik bisnis dari berbagai negara.

Kali ini mereka menggandeng Kenny Tjahyadi, pemilik Kopikalyan Tokyo. Dirinya membagikan pengalamannya kepada para pelajar Indonesia yang hadir dalam acara tersebut, tak ketinggalann juga mereka yang tergabung dalam PPI Jepang.

Kenny menyoroti banyak hal yang perlu diperhatikan saat memulai bisnis di Jepang. Mulai dari pemeriksaan ketat untuk barang impor, beragam izin yang dibutuhkan untuk mendirikan kedai kopi hingga asal-usul kopi Indonesia.

"Dalam konteks umum, konsumen Jepang sangat menghargai narasi yang menyertai suatu produk, seperti kisah asal-usul kopi Indonesia, anekdot tentang individu yang pernah mengonsumsi produk tertentu, hingga karakteristik unik yang melekat pada suatu produk," ujar Kenny.

Dalam kesempatan tersebut Kenny juga menyampaikan apresiasi kepada semangat para pelajar PPI Dunia dan PPI Jepang. Ia berharap wawasan yang diperoleh akan membuka peluang berwirausaha di Jepang, terutama setelah menyelesaikan studi.

Menurut Ken Kumbara Jagad, Kepala Bidang Inkubasi Bisnis Rintisan Direktorat Pengembangan Inovasi Bisnis yang mewakili PPI Dunia acara ini menjawab aspirasi pelajar Indonesia di luar negeri yang ingin tahu lebih tentang kewirausahaan. 

"Acara 'Ngopi Bareng CEO' yang perdana ini diharapkan dapat memicu semangat serupa di kalangan pelajar pengusaha di negara lain, pada akhirnya meningkatkan kemandirian ekonomi para pelajar setelah studi di luar negeri," ungkap Ken.

Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari antusiasme para pelajar Indonesia di Jepang yang berminat memulai bisnis mereka di Negeri Matahari Terbit. Kegiatan ini menjadi semangat baru bagi para pelajar, meminimalkan risiko dan membuka wawasan mengenai peluang bisnis.

Rizki Anissa, Kepala Biro Kajian Bisnis dan Perdagangan PPI Jepang, menyatakan bahwa para pelajar di Jepang memiliki minat tinggi untuk menjelajahi berbagai potensi wirausaha sambil mengejar studi, seperti mendirikan restoran atau mengimpor produk Indonesia.

"PPI Jepang berkomitmen untuk mendukung peningkatan pengetahuan para pelajar Indonesia di Jepang, khususnya yang tertarik dalam bidang bisnis dan perdagangan," tegas Rizki.

Merry Astrid Indriasari, Atase Perdagangan KBRI Tokyo, juga memberikan dukungan kepada para pelajar untuk menjelajahi dunia bisnis melalui interaksi dengan pengusaha lokal saat menempuh studi di Jepang. Merry mendorong promosi kopi Liberika, varian yang diusung oleh Kopikalyan Tokyo, untuk sesuai dengan selera konsumen Jepang.

"Seluruh pengetahuan yang diperoleh dalam acara ini akan menjadi praktik terbaik bagi para pelajar sebagai promotor produk Indonesia di Jepang. Kami akan terus membantu para pelajar dalam mempelajari prinsip perdagangan dan mendukung inisiatif PPI Dunia selanjutnya," pungkas Merry. (*)

Pewarta : Khodijah Siti
Editor : Khodijah Siti
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.