Inspirasi Empat Pemenang Putri Hijabfluencer Jabar 2025, Tebar Manfaat bagi Sesama
Melalui ruang-ruang diskusi hingga pengabdian langsung di masyarakat, para pemenang ini membuktikan bahwa kontribusi nyata jauh lebih abadi ketimbang sekadar masa jabatan yang dibatasi waktu.
BANDUNG – Panggung pemilihan Putri Hijabfluencer Jawa Barat 2025 telah melahirkan deretan perempuan muda yang tidak sekadar mengandalkan keanggunan fisik, melainkan membawa gagasan besar untuk pemberdayaan sesama muslimah.
Melalui ruang-ruang diskusi, kajian, ruang digital, hingga pengabdian langsung di masyarakat, para pemenang ini membuktikan bahwa kontribusi nyata jauh lebih abadi ketimbang sekadar masa jabatan yang dibatasi oleh waktu.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Tarisha Oktaviani Hermansyah.
Sebagai pemenang utama Putri Hijabfluencer Jawa Barat 2025 sekaligus menyabet gelar Runner Up 1 di tingkat nasional, ia memandang bahwa program kerja terbaik bukanlah acara seremonial yang megah.
"Bagi saya dampak paling signifikan adalah saat mampu hadir sebagai ruang aman bagi kaum muslimah agar mereka bersedia didengar dan bertumbuh tanpa harus kehilangan identitas keislamannya," ujarnya dalam keterangan yang diterima TIMES Indonesia, Kamis (28/5/2026).
Perempuan yang aktif membagikan pemikirannya melalui akun Instagram @tarisaviaa ini menyadari betul bahwa banyak perempuan saat ini tengah berjuang dalam kesunyian.
Mereka kerap kali harus bertarung melawan rasa tidak percaya diri hingga tuntutan ekspektasi lingkungan yang begitu besar.
"Menghadapi fenomena tersebut, saya meyakini bahwa advokasi sejati bukanlah tentang panggung besar, melainkan tentang bagaimana membuat orang lain merasa berharga dan tidak lagi merasa berjalan sendirian," ungkapnya.
Prinsip tersebut membuat Tarisha memandang bahwa mahkota emas yang sempat bertengger di kepalanya hanyalah simbol amanah sesaat. Saat masa tugasnya berakhir, ia berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan ketulusan dalam bersikap di tengah masyarakat luas.
Langkah konkret ini tercermin dari seluruh rekam jejaknya, di mana ia senantiasa konsisten menyuarakan kebaikan serta aktif mengedukasi generasi muda melalui berbagai platform digital secara berkelanjutan.
Langkah inspiratif serupa juga digaungkan oleh Shazna Mediana, yang berhasil meraih selempang dengan menduduki posisi Runner Up 1 Putri Hijabfluencer Jawa Barat 2025.
Perjalanan selama setahun terakhir memberikan pelajaran kepemimpinan yang sangat mendalam baginya, terutama mengenai arti penting dari sebuah dedikasi dan aksi nyata.
Lebih lanjut, melalui akun media sosial Instagram @shaznashy, ia menyampaikan bahwa dirinya memegang prinsip kesetaraan dalam pendidikan, dunia pageant, maupun kehidupan bermasyarakat.
Sebagai seorang mahasiswi aktif di Universitas Padjadjaran (Unpad) yang juga harus mengelola bisnis pribadinya, Shazna mengaku bahwa tantangan terbesar selama menjabat adalah membagi waktu.
Dalam hal ini kendati sempat dipandang sebelah mata dan dinilai tidak layak saat awal melangkah di dunia pageant, ia berhasil membuktikan kapasitas dirinya melalui kerja keras.
“Bagi saya, menjadi seorang queen bukan hanya tentang penampilan atau berdiri di atas panggung dengan mahkota. Lebih dari itu, tentang kontribusi, dedikasi, dan aksi nyata bagaimana kita menggunakan peran yang dimiliki untuk membawa dampak positif bagi orang lain,” tuturnya.
Kedewasaan dalam berpikir dan profesionalisme yang ia asah selama masa tugas, kini menjadi modal utama baginya untuk terus menjadi panutan yang membawa pengaruh positif bagi publik.
Sementara itu, pandangan optimistis mengenai perkembangan komunitas hijab disampaikan oleh Nura Atha, peraih gelar Runner Up 2 Putri Hijabfluencer Jawa Barat 2025.
Melalui pengamatannya yang tertuang dalam aktivitas di akun Instagram @nura.atha, ia melihat bahwa perempuan berhijab di Jawa Barat kini lebih berani mengekspresikan diri, semakin aktif menunjukkan potensinya di berbagai bidang, baik dalam bidang komunikasi publik, dunia pendidikan, bisnis, maupun kegiatan sosial.
“Tentunya saya merasa senang ketika bisa ikut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan melihat hal itu memberikan semangat serta rasa percaya diri bagi perempuan lain,” tuturnya dengan nada penuh semangat.
Setelah menyelesaikan masa baktinya, ia berencana untuk lebih fokus pada dunia pendidikan, pengembangan diri, serta mengembangkan bisnis hijab & fashion yang sedang dijalani.
Jaringan dan pengalaman yang didapat selama berada di organisasi juga ingin ia manfaatkan untuk terus memberi dampak positif dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.
Melengkapi narasi perubahan ini, Ghina Firdha selaku Runner Up 3 Putri Hijabfluencer Jawa Barat 2025, menyoroti besarnya potensi muslimah di era digital saat ini.
Lewat akun Instagram @ghinafdhn, ia aktif menyuarakan bahwa media sosial bukan lagi sekadar tempat mencari hiburan, melainkan sebuah ruang strategis untuk membangun personal branding yang kuat serta menyebarkan edukasi yang mencerahkan.
Bagi Ghina sendiri, kehadiran platform digital menjadi pembuktian bahwa hijab bukanlah penghalang bagi perempuan untuk tetap kreatif, inovatif, dan berdaya saing global.
Kemudian kepada para generasi penerus yang nantinya akan melanjutkan estafet perjuangan ini, ia menitipkan pesan mendalam agar mereka tidak terjebak pada kilau gelar semata.
"Saya berharap generasi mendatang dapat lebih fokus pada proses penanaman nilai diri serta melahirkan inovasi baru yang membawa nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

