BNNK Cianjur Perketat Jalur Laut Selatan Cegah Narkoba Internasional
TIMES Jabar/Foto: Kantor BNNK Cianjur. (FOTO: Istimewa)

BNNK Cianjur Perketat Jalur Laut Selatan Cegah Narkoba Internasional

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cianjur memetakan wilayah Cianjur Selatan sebagai area merah yang sangat rentan terhadap aktivitas penyelundupan narkotika skala internasional

TIMES Jabar,Jumat 30 Januari 2026, 22:52 WIB
5.1K
W
Wandi Ruswannur

CIANJURBadan Narkotika Nasional Kabupaten Cianjur memetakan wilayah Cianjur Selatan sebagai area merah yang sangat rentan terhadap aktivitas penyelundupan narkotika skala internasional. 

Berdasarkan informasi yang dilansir TIMES Indonesia dari media Antara, pemetaan ini dilakukan bersama BNN RI untuk mengidentifikasi titik lemah yang sering dimanfaatkan sindikat luar negeri. 

Kepala BNNK Cianjur, M Affan Eko, mengungkapkan bahwa pesisir pantai selatan kini menjadi perhatian serius karena posisinya yang terbuka bagi masuknya barang haram melalui jalur ilegal.

Affan menjelaskan bahwa karakteristik kerawanan di Cianjur terbagi dalam dua zona utama, di mana wilayah utara cenderung menjadi perlintasan distribusi antar kota besar seperti Jabodetabek, sementara wilayah selatan lebih difokuskan pada titik masuk penyelundupan. 

Dia menyebutkan bahwa luasnya wilayah Cianjur dari ujung utara hingga selatan membuat pengungkapan kasus menjadi tantangan besar. Hal ini diperparah oleh kecenderungan para pelaku yang mahir memanfaatkan jalur tikus atau rute rahasia yang sulit terdeteksi oleh petugas di lapangan.

Dalam sebuah rapat koordinasi tingkat nasional, ditemukan fakta bahwa jaringan narkoba internasional seringkali menggunakan akses laut lepas untuk mendaratkan komoditas terlarang di pesisir Cianjur dan Sukabumi. 

Affan mengakui bahwa patroli bersama terus diupayakan untuk mempersempit ruang gerak sindikat tersebut, meskipun pelaksanaannya belum bisa menyentuh seluruh titik secara maksimal karena jumlah personel yang terbatas. 

"Oleh karena itu, kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi mulai dari Kepolisian, TNI AL, hingga Bakamla demi menjaga kedaulatan wilayah dari ancaman narkotika," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Jumat (30/1/2026).

Selain langkah pengamanan, BNNK Cianjur mendorong partisipasi aktif masyarakat pesisir untuk segera melapor jika melihat aktivitas kapal atau pergerakan orang yang mencurigakan di sekitar pantai. Affan menegaskan bahwa keterlibatan warga adalah kunci utama dalam menciptakan ketahanan wilayah yang mandiri dan berdaya saing terhadap ancaman narkoba. 

"Tentunya kami berharap banyak agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton saja, tetapi juga berperan aktif sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungannya masing-masing," katanya menuturkan.

Sepanjang tahun 2025, BNNK Cianjur juga telah menjalankan berbagai program preventif seperti lokakarya bagi para penghulu hingga staf departemen sumber daya manusia di perusahaan swasta. 

"Upaya ini dibarengi dengan pemberdayaan ekonomi di wilayah rawan, salah satunya melalui pelatihan vokasional barista kopi bagi pemuda di Kecamatan Cipanas," tambahnya.

Menurut pandangan Affan, penguatan ekonomi dan edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu membentengi masyarakat dari jeratan peredaran gelap narkoba yang kian mengkhawatirkan.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.