Jadi Tuan Rumah Jambore Pemuda Adat, Bupati Pangandaran: Semoga Kedepannya Jadi Agenda Tahunan
TIMES Jabar/Jambore Pemuda Adat di Desa Cikalong yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan. (Foto: Acep Rifki Padilah/TIMES Indonesia)

Jadi Tuan Rumah Jambore Pemuda Adat, Bupati Pangandaran: Semoga Kedepannya Jadi Agenda Tahunan

Kegiatan Jambore Pemuda Adat yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan dengan tema "Pengembangan Wilayah Adat Sebagai Ruang Interaksi Pemajuan Budaya". Dilaksanakan di Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.

TIMES Jabar,Jumat 5 September 2025, 23:14 WIB
5.6K
A
Acep Rifki Padilah

PANGANDARANKegiatan Jambore Pemuda Adat yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan dengan tema "Pengembangan Wilayah Adat Sebagai Ruang Interaksi Pemajuan Budaya". Dilaksanakan di Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.

Puluhan pemuda adat dari berbagai komunitas di kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Barat berkumpul untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali berbagai pelatihan penting, mulai dari kepemimpinan, manajemen lembaga adat, teknik advokasi, hingga penyusunan serta penguatan wilayah adat.

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menyambut baik kegiatan pelatihan keterampilan itu.

“Kami sangat senang dan bangga Desa Cikalong menjadi tuan rumah jambore pemuda adat ini. Semoga kedepannya ini bisa menjadi agenda tahunan,” ungkap Citra, Jumat (5/9/2025).

Para peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Purwakarta, Majalengka, Bandung, Cimahi, Kuningan, serta pemuda adat lokal dari Desa Cikalong sendiri.

article

Pamong Budaya Ahli Utama Kementerian Kebudayaan Christriyati Ariani, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemuda adat dalam menjaga, melindungi, dan melestarikan adat istiadat di tengah tantangan modern.

“Mereka akan dibekali bagaimana melakukan pembelaan hukum serta bagaimana menghadapi serangan teknologi. Intinya, agar pemuda adat mampu menjadi penjaga dan pelestari adat secara utuh, termasuk dari aspek hukum dan teknologi,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan masyarakat adat di wilayah selatan Jawa Barat sangat kuat dan memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem dan warisan budaya.

“Kami melihat potensi masyarakat hukum adat dan kampung adat di wilayah ini sangat besar. Mereka adalah garda terdepan dalam pelestarian budaya dan lingkungan, termasuk menjaga sumber air di kawasan hutan,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Acep Rifki Padilah
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.