ICMI Cianjur Sukses Gelar Musda ke-VI, Lahirkan Ketua Baru Periode 2026-2031
Melalui kepemimpinan baru, ICMI Cianjur ditargetkan lebih aktif mendorong peningkatan mutu SDM, sektor pendidikan, serta program pemberdayaan masyarakat secara luas.
CIANJUR – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Cianjur resmi memiliki nakhoda baru untuk masa bakti 2026–2031 yaitu M Herry Wirawan.
Penetapan tersebut berlangsung secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI ICMI Cianjur yang diselenggarakan di Bale Prayoga Pemerintah Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
Herry menggantikan kepemimpinan Himam Haris yang telah menyelesaikan masa jabatannya dari periode 2021–2026. Keputusan ini diambil secara mufakat setelah seluruh elemen peserta sepakat menunjuk Herry sebagai kandidat tunggal.
Agenda lima tahunan yang dipimpin oleh Ajat Laksana ini dihadiri sekitar 60 peserta, mencakup Dewan Penasihat, Dewan Pakar, utusan Organisasi Satuan (Orsat) tingkat kecamatan, badan otonom, hingga jajaran pengurus ICMI Orda Cianjur.
Pengurus ICMI Wilayah Jawa Barat turut mendampingi kelancaran jalannya persidangan.
Meskipun awalnya datang sebagai peserta peninjau, nama Herry mendadak diusulkan oleh sejumlah utusan saat sesi pemilihan dimulai. Usulan tersebut langsung disambut persetujuan bulat dari seluruh forum Musda.
Setelah resmi terpilih, Herry menyampaikan apresiasinya atas amanah yang diberikan.
Ia menekankan bahwa jabatan ini harus diwujudkan melalui aksi nyata dan dedikasi kepada publik. Kepemimpinan bukan tentang posisi, melainkan pengabdian.
"Tentunya ICMI harus menjadi ruang bertemunya ilmu, integritas, dan kolaborasi," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, pada Selasa (21/7/2026).
Dalam hal ini lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa ICMI memegang peran kunci dalam menampung ide-ide konstruktif yang harus terealisasi secara konkret demi kemajuan wilayah setempat.
Kemudian, ia menggarisbawahi urgensi penguatan kolaborasi lintas generasi di dalam struktur organisasi.
Kombinasi antara pengalaman para tokoh senior dan inovasi kaum muda dinilai menjadi fondasi utama dalam menjawab tantangan masa depan. Di ICMI terdapat guru-guru senior dan keluarga saya.
"Di sini harus saling merangkul yang senior, menguatkan yang muda, menyatukan seluruh potensi. Itulah ikhtiar kami untuk menghadirkan ICMI yang semakin bermanfaat bagi Cianjur dan Indonesia," ungkapnya.
Sebagai langkah lanjutan, persidangan memberikan mandat penuh kepada tim formatur untuk menyusun komposisi kepengurusan anyar.
Kepengurusannya ini diharapkan dapat memperkokoh sinergi dengan pemerintah, akademisi, ulama, hingga sektor swasta.
Melalui kepemimpinan baru, ICMI Orda Kabupaten Cianjur ditargetkan lebih aktif mendorong peningkatan mutu sumber daya manusia, sektor pendidikan, serta program pemberdayaan masyarakat secara luas. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

