Ramadan 1447 H di Rutan Bandung, Tadarus Hingga Titip Takjil dari Keluarga
Ibadah di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tetap dijalankan oleh umat Islam, bahkan oleh mereka yang menjalani hukuman di dalam penjara.
BANDUNG – Ibadah di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tetap dijalankan oleh umat Islam, bahkan oleh mereka yang menjalani hukuman di dalam penjara.
Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandung yang selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menggelar berbagai kegiatan pembinaan keagamaan.
Kepala Rutan Bandung, Mashuri Alwi menjelaskan kegiatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, lebih kepada pembinaan rohani.
"Untuk WBP yang muslim di bulan puasa ini, kita mengadakan kegiatan Tadarus yang waktunya setelah shalat Tarawih dan shalat Dzuhur, serta pesantren kilat bagi WBP beragama muslim, " jelasnya, Jumat (20/2/2026).
Alwi menambahkan, kegiatan pembinaan dilakukan juga dengan memberikan ceramah setiap usai shalat lima waktu.
Bahkan, saat kegiatan shalat Tarawih malam pertama Rabu malam lalu, imam Tarawih langsung dipimpin oleh Karutan Kelas I Bandung.
Selain memimpin shalat Tarawih berjamaah, Karutan juga memberikan ceramah kepada Warga Binaan.
Selain kegiatan keagamaan untuk mengisi bulan suci Ramadan, Rutan Bandung juga menerima makanan takjil dari keluarga WBP.
"Untuk penitipan makanan takjil, kita siapkan jadwalnya di hari Jumat dan Sabtu setiap minggunya. Setiap harinya di Jumat akan menerima 75 makanan takjil dari keluarga WBP, begitupun di hari Sabtu sama jumlahnya 75," jelasnya.
Ditegaskan Karutan, bahwa keluarga WBP yang sudah menitip makanan takjil pada Jumat, tidak bisa menitipkan di hari Sabtu.
"Setelah dititipkan, akan ada pemeriksaan yang nantinya dilakukan petugas regu jaga, untuk melakukan penyortiran makanan yang boleh dititipkan," tegasnya.
Waktu kunjungan keluarga WBP setiap hari kunjungan, juga berubah. "Hari kunjungan keluarga WBP, itu Senin sampai Kamis kita buka layanan tiga sesi dari jam 9 sampai 12 siang," paparnya.
Terkait keamanan selama bulan suci Ramadan, Karutan memastikan jajarannya terus mencegah adanya upaya barang terlarang yang akan diselundupkan.
"Jajaran petugas pengamanan, secara maksimal melakukan pencegahan, dengan melakukan pemeriksaan badan, makanan serta sidak ke kamar WBP," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




