Lalan Sunara Dilantik Jadi Ketua KONI Majalengka, Bupati Soroti Pembinaan Atlet Unggulan
Bupati Eman Suherman menegaskan pentingnya transformasi menyeluruh dalam tata kelola organisasi olahraga agar lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
MAJALENGKA – Momentum pelantikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Majalengka, Lalan Sunara, menjadi titik balik penting bagi arah pembinaan olahraga di daerah berjuluk 'Kota Angin'.
Di tengah harapan besar publik, Bupati Majalengka H. Eman Suherman menegaskan pentingnya transformasi menyeluruh dalam tata kelola organisasi olahraga agar lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
Bupati Eman menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi dalam tubuh KONI Majalengka pada tahun sebelumnya harus dijadikan cermin untuk melakukan perbaikan ke depan.
Ia menekankan bahwa profesionalisme menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang kredibel dan berdaya saing.
"Dinamika KONI tahun kemarin harus menjadi cermin bagaimana kita memperbaiki ke depan. Kuncinya saya titip profesionalisasi, harus transparan, akuntabel, dan fokus pada pembinaan atlet," ujar Eman, Rabu (29/7/2026)
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peran KONI tidak hanya sebatas organisasi formal, melainkan sebagai motor penggerak pembinaan olahraga daerah.
Tugas utama KONI mencakup pembinaan atlet, membantu pemerintah daerah dalam pengembangan olahraga, mengoordinasikan cabang olahraga (cabor), serta mendorong lahirnya atlet berprestasi.
Namun demikian, Eman menegaskan bahwa seluruh tugas tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa kemitraan yang kuat antara KONI dan pemerintah daerah. Ia menyebut hubungan keduanya sebagai simbiosis strategis yang saling membutuhkan.
"KONI tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa dukungan pemerintah. Sebaliknya, wajah pemerintah daerah juga ditentukan oleh prestasi atletnya. Maka kemitraan ini harus dijaga dengan baik," tegasnya.
Dalam konteks pembinaan, Bupati Eman menyoroti pentingnya strategi yang terarah dan berbasis potensi.
Dengan total 43 cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Majalengka, ia meminta agar pembinaan dilakukan secara proporsional namun tetap selektif dalam menentukan cabang unggulan.
"Tidak mungkin semua didorong secara serempak. Kita harus inventarisir potensi, mana yang bisa menjadi brand daerah. Di Majalengka, bola voli dan bulu tangkis cukup kuat, sementara sepak bola sedang berkembang. Ini yang harus terus didorong agar kita punya keunggulan," jelasnya.
Pelantikan Lalan Sunara sebagai Ketua KONI Majalengka diharapkan mampu membawa semangat baru dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih solid dan berprestasi.
Dengan visi kepemimpinan yang telah disampaikan, Bupati Eman mengaku optimis KONI Majalengka akan melangkah ke arah yang lebih baik.
"Dengan kepemimpinan baru, saya optimis ke depan KONI Majalengka akan 'Langkung SAE' (lebih baik)," pungkasnya.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari langkah panjang menuju kebangkitan prestasi olahraga Majalengka di tingkat regional hingga nasional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

