Tragedi Ledakan Tabung Gas di Pacet Cianjur, Tiga Orang Alami Luka Bakar Serius
Peristiwa yang terjadi tersebut meluluhlantakkan sebuah bangunan rumah tinggal berlantai tiga dan menyebabkan kepanikan luar biasa di tengah pemukiman warga.
CIANJUR – Insiden memilukan menimpa warga Kampung Kayumanis, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat setelah sebuah tabung gas dilaporkan meledak.
Peristiwa yang terjadi tersebut meluluhlantakkan sebuah bangunan rumah tinggal berlantai tiga dan menyebabkan kepanikan luar biasa di tengah pemukiman warga.
Ledakan ini tidak hanya merusak struktur bangunan, tetapi juga mengakibatkan sejumlah penghuni rumah dan tetangga mengalami cedera serius.
Kapolsek Pacet, AKP Amir Said, mengonfirmasi bahwa terdapat tiga orang yang menjadi korban dalam musibah ini dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Pemilik rumah bernama Eros beserta putrinya, Neneng Kamila Fitriani, menderita luka bakar yang cukup parah pada bagian wajah serta kedua tangan dan kaki mereka.
Selain itu, seorang tetangga bernama Hj. Nurhikmah juga turut terluka pada bagian kaki dan bahu akibat tertimpa reruntuhan dinding kamar saat dirinya sedang terlelap tidur.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun pihak kepolisian, kejadian bermula sesaat setelah Eros selesai memasak di dapur.
Meski kompor telah dipastikan dalam keadaan mati, kebocoran gas diduga tetap berlangsung hingga api menyambar secara tiba-tiba saat korban sedang berada di dalam kamar mandi.
"Di saat yang bersamaan, anak korban yang tengah menuruni tangga dari lantai dua menuju lantai satu juga ikut terkena sambaran api yang muncul secara mendadak," ujar AKP Amir Said, Senin (9/3/2026).
Getaran kuat akibat ledakan tersebut bahkan dirasakan langsung oleh suami Eros, Ahmad Rudi, yang saat itu sedang berada di lantai tiga bangunan.
Dampak ledakan yang masif menyebabkan dinding pada lantai satu dan dua roboh hingga menimpa rumah yang berada tepat di sebelahnya.
Sejumlah warga sekitar mengaku sempat mencium aroma gas yang sangat menyengat di area tersebut beberapa saat sebelum akhirnya terdengar suara dentuman keras yang merusak bangunan.
Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat hingga api berhasil dikuasai sepenuhnya. Saat ini, seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Cimacan menggunakan ambulans desa guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian dari Polsek Pacet telah mengamankan lokasi kejadian dan mencatat keterangan saksi, sementara total kerugian materiil akibat kerusakan bangunan masih dalam tahap penghitungan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




