TNI Majalengka kawal distribusi irigasi demi selamatkan sawah ditengah krisis air pada musim kemarau. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

Ancaman Kekeringan 15 Hektare Sawah di Ligung, Babinsa Majalengka Turun Tangan

Debit air irigasi di Ligung Majalengka menyusut. Babinsa Desa Kodasari turun ke sawah mendampingi petani mengatur skema gilir air untuk selamatkan 15 hektare sawah.

TIMES Jabar,Minggu 2 Agustus 2026, 14:14 WIB
0
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKABayang-bayang krisis air mulai melanda wilayah pertanian di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Debit air irigasi yang terus menurun memaksa para petani berpacu dengan waktu agar lahan pertanian mereka tidak mengalami gagal panen.

Di tengah ancaman kekeringan tersebut, Babinsa Desa Kodasari dari Koramil 1713/Ligung Kodim 0617/Majalengka, Serma Rayanto, turun langsung mendampingi petani mengatur strategi penyelamatan air di Blok Angsana, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.

Aliran air irigasi yang biasanya mengalir stabil kini menyusut signifikan. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi pengelolaan sekitar 15 hektare lahan persawahan yang terancam kekeringan.

"Distribusi air dilakukan secara bergilir untuk memastikan seluruh petani tetap mendapatkan pasokan, meski dalam kondisi terbatas," ujar Serma Rayanto, Minggu (2/8/2026).

Skema distribusi air secara bergilir ini diterapkan sebagai strategi bertahan. Melalui pembagian jadwal pengairan, setiap petak sawah mendapatkan pasokan air yang cukup untuk menjaga kelangsungan tumbuh tanaman padi.

Pendampingan Babinsa di lapangan juga menjadi jembatan koordinasi antara petani dan pihak terkait. Pengawasan secara langsung dilakukan guna memastikan pengelolaan air berjalan efektif dan menekan risiko kerusakan tanaman.

Situasi di Ligung mencerminkan tantangan yang lebih luas terkait dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.

"Jika tidak diantisipasi, penurunan debit air dapat berdampak pada produktivitas hingga stabilitas pasokan pangan. Koramil 1713/Ligung bersama kelompok tani terus memantau kondisi irigasi dan perkembangan lahan secara berkala," tambah Rayanto.

Upaya kolaboratif ini menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas persawahan sekaligus mempertahankan ketahanan pangan di Kabupaten Majalengka di tengah kondisi cuaca kering. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.