Membanggakan, Revana Zhahira Borong Dua Penghargaan International Youth Exchange
Dalam forum berskala internasional itu, Revana membawakan gagasan pembangunan berkelanjutan yang holistik serta terintegrasi dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan ketahanan masyarakat.
BANDUNG – Perwakilan pemudi asal Bandung, Revana Nur Zhahira, mengukir prestasi luar biasa pada ajang International Youth Exchange yang diselenggarakan di Singapura dan Malaysia.
Sosok yang menyandang status sebagai Putri Budaya Jawa Barat tersebut berhasil meraih predikat The Best Active Delegate dan piala The Best SDG's Group Presentation dalam forum internasional tersebut.
Dalam forum berskala internasional itu, Revana membawakan gagasan pembangunan berkelanjutan yang holistik serta terintegrasi dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan ketahanan masyarakat.
Kelompoknya mengolaborasikan sejumlah poin Sustainable Development Goals (SDGs), mulai dari ketahanan pangan dan kesehatan (SDG 2 dan 3), akses air bersih serta energi terjangkau (SDG 6 dan 7), hingga pemukiman berkelanjutan (SDG 11).
Dalam hal ini seluruh solusi teknis tersebut dilandasi oleh kesetaraan gender dan kelembagaan yang tangguh (SDG 5 dan 16).
"Anak muda tidak boleh hanya jadi penonton, kita harus berani ambil peran dan memimpin perubahan. Khususnya untuk para pemuda, miliki cita-cita tinggi dan pendirian yang teguhujar Revana, Rabu (12/8/2026).
"Saat kita berilmu, berintegritas, dan kenal nilai diri kita, tidak akan ada yang bisa meremehkan langkah kita. Mari terus berdiri tegak dan harumkan nama bangsa!" imbuhnya.
Selama agenda pertukaran pemuda berlangsung, tantangan terberat yang harus dihadapi adalah beradaptasi secara cepat di tengah keberagaman latar belakang peserta sekaligus menyesuaikan diri dengan dinamika diskusi yang kritis.
Revana mengungkapkan bahwa kuncinya adalah keberanian menyuarakan ide, kerja sama tim, dan substansi yang kuat. Ia berupaya tidak hanya vokal, melainkan juga menyajikan solusi konkret yang berdampak.
Sebagai peraih selempang Putri Budaya Jawa Barat, lebih lanjut pemilik akun media sosial Instagram @revananz menerapkan strategi Glocal, yakni mengemas nilai lokal dalam wujud internasional.
Ia memegang teguh filosofi Sunda Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh serta prinsip Soméah Hadé ka Semah saat berdiplomasi. Menurutnya, budaya bukan sebatas pertunjukan, melainkan tentang bagaimana membawa karakter dan etika daerah di mata dunia.
Kemudian lebih jauh Revana berpesan kepada masyarakat terutama generasi muda yang ingin berkiprah di tingkat global agar segera mengenali nilai diri dan mengikis rasa minder.
"Langkah awal dapat dimulai dari hal kecil, seperti aktif berorganisasi dan mengasah kemampuan komunikasi. Itulah pentingnya menjadi pemudi yang anggun namun tegas, yaitu memadukan kesantunan berwawasan luas dengan keberanian berprinsip," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

