Mojang Pinilih Kabupaten Bandung 2025, Salsabila Sena Mareta. (FOTO: Caca for TIMES Indonesia)

Gagasan Salsabila Sena Mareta Dorong Wellness Tourism Lewat Advokasi SAE

Advokasi bernama SAE - akronim dari Sehat, Alam, Edukasi, dirancang sebagai program pariwisata kebugaran atau wellness tourism untuk mengangkat potensi alam Kabupaten Bandung.

TIMES Jabar,Kamis 23 Juli 2026, 10:55 WIB
470
W
Wandi Ruswannur

BANDUNGSalsabila Sena Mareta merupakan dara asal Cileunyi, Kabupaten Bandung. Anak sulung dari lima bersaudara ini adalah lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi Jurusan Jurnalistik Universitas Padjadjaran.

"Saat ini saya mengabdi sebagai pegawai honorer di Inspektorat Provinsi Jawa Barat," ujar Caca sapaan akrabnya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, Kamis (23/7/2026).

Di luar kesibukan utamanya, ia menjalani pekerjaan sampingan sebagai talenta lepas serta pembuat konten untuk berbagai merek busana dan kecantikan.

Caca juga aktif menyapa pengikutnya melalui akun Instagram @salsabilasenmaa.

Perjalanan Karya dan Prestasi

Kegemaran menari tradisional sejak bangku sekolah dasar serta minat pada olah tubuh dan seni membawa gadis berusia 23 tahun ini mampu meraih berbagai pencapaian mendalam.

Di bangku kuliah, ia dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi Akademik Tahun 2024 pada mata kuliah Jurnalistik Digital dan Jurnalistik Spesialisasi, sekaligus menjadi Putri Favorit Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran 2023.

Puncaknya, ia berhasil menyabet gelar Mojang Pinilih Kabupaten Bandung 2025.

Di bidang seni dan olahraga, ia membawa timnya meraih Juara 1 Modern Dance Competition Big Force Festival 2023 serta Juara 3 Kompetisi Bola Voli Antar Klub IVOBA U-14 Putri Tectona Cup 2018.

Pengalaman kerja dan organisasinya terbilang sangat luas di bidang komunikasi maupun pemberdayaan.

Caca pernah menjadi asisten produser iNewsTV Biro Jawa Barat, serta menjadi reporter, pembawa acara berita, dan talenta iklan layanan masyarakat di Divia Unpad TV.

Bakat pembawa acara membawanya memandu event penting seperti Acara Arsiparis Nasional tentang penataan arsip keluarga, Forum Perangkat Daerah Inspektorat Daerah Provinsi Jawa Barat, hingga Lokakarya Peningkatan Kapasitas Petani Ubi Jalar.

Selain menjadi pembuat konten merek Raecca dan Genory serta pembawa acara siaran langsung Hijacket, ia sering tampil sebagai model peragaan busana Bandung Bedas Creative Fashion Showcase, model perhiasan Yaxiya Jewelry, talenta pariwisata Rumah Bosscha, serta muse event DPP Harpi Melati Jawa Barat.

Jejak kepemimpinannya sudah menguat sejak sekolah dengan menjabat Ketua Seksi Bidang Kesenian OSIS SMPN 1 Rancaekek, anggota Forum Anak Kabupaten Bandung 2021, Ketua Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM SMAN 1 Cileunyi 2022, serta Wakil Ketua Ekstrakurikuler Bola Voli SMAN 1 Cileunyi.

Di tingkat perguruan tinggi, Caca bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurnalistik FIKOM Unpad, menjadi anggota Communication Main Dancer (Commander), serta terlibat dalam kegiatan Komunikasi Bina Aksi.

Mengusung Advokasi SAE dan #BerDaya

Melalui pengalamannya, Caca mengusung advokasi bernama SAE yang merupakan akronim dari Sehat, Alam, Edukasi.

Konsep ini dirancang sebagai program pariwisata kebugaran atau wellness tourism untuk mengangkat potensi alam Kabupaten Bandung.

Melalui SAE, peserta diajak melakukan detoks digital, meditasi, eksplorasi mata air, hingga racik teh herbal. Selain SAE, ia menggerakkan kampanye #BerDaya atau Bersama Mencintai Budaya untuk melestarikan tradisi Sunda sejak dini.

Lalu lebih lanjut dalam hal ini Caca menjelaskan, "Kami ingin mengajak masyarakat khususnya generasi muda beristirahat sejenak dari layar gawai untuk terhubung kembali dengan alam, budaya, dan diri sendiri."

Menjawab Tantangan Wisata Modern

Dia melihat tren pariwisata kebugaran memiliki peluang sangat besar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan mental.

Meski begitu, tantangan utama yang dihadapi adalah mengubah pola pikir masyarakat yang masih menganggap wisata sekadar tempat berfoto.

Ketergantungan pada telepon genggam juga menjadi tantangan tersendiri bagi program detoks digital.

Namun, Caca optimistis bahwa tantangan ini justru menjadi kesempatan untuk menghadirkan pengalaman berwisata yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat Jawa Barat.

Harapan dan Ajakan untuk Generasi Muda

Caca berharap gerakan SAE dan #BerDaya dapat berkembang menjadi aksi berkelanjutan melalui kolaborasi bersama pemerintah dan komunitas. Ia menekankan pentingnya peran keluarga serta lingkungan sekitar dalam merawat kearifan lokal.

Mengakhiri pemaparannya, lebih jauh Caca menyampaikan pesan mendalam, "Ketika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Ketika kita melestarikan budaya, kita sedang menjaga jati diri kita sendiri." (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.