Libur Lebaran Dongkrak Wisata Pangandaran, Retribusi Tembus Rp8,9 Miliar
Antrean kendaraan saat memasuki pintu timur wisata pantai Pangandaran. (FOTO : Acep Rifki Padilah/TIMES Indonesia)

Libur Lebaran Dongkrak Wisata Pangandaran, Retribusi Tembus Rp8,9 Miliar

Libur Idul Fitri 2026 dongkrak retribusi wisata Pangandaran hingga Rp8,9 miliar, dengan puncak kunjungan 120 ribu wisatawan dan strategi Bapenda mengoptimalkan PAD lewat penguatan sistem tiket.

TIMES Jabar,Selasa 7 April 2026, 15:50 WIB
725
A
Acep Rifki Padilah

PANGANDARANMomentum libur Idul Fitri 2026 membawa dampak positif terhadap pendapatan daerah dari sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran mencatat penerimaan retribusi wisata selama periode tersebut mencapai Rp8,9 miliar.

Kepala Bidang Retribusi Bapenda Kabupaten Pangandaran Bagus Winahyu, mengatakan lonjakan pendapatan tidak lepas dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan yang memadati sejumlah destinasi unggulan.

"Selama masa libur Idul Fitri, pendapatan retribusi mencapai Rp8,9 miliar. Sementara itu, sepanjang Maret 2026 total penerimaan sudah menyentuh Rp9,5 miliar," ujar Bagus, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, puncak kunjungan terjadi dalam tiga hari utama libur Lebaran dengan jumlah wisatawan sekitar 120 ribu orang. Dari periode tersebut saja, kontribusi pendapatan mencapai Rp2,1 miliar.

Menurutnya, capaian ini menjadi indikator kuat bahwa sektor pariwisata Pangandaran masih menjadi magnet utama bagi wisatawan, terutama saat momentum libur panjang.

Untuk menjaga tren positif tersebut, Bapenda telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengoptimalkan pendapatan pada April 2026 dengan target sebesar Rp5 miliar.

Langkah yang dilakukan antara lain penguatan kinerja petugas pemungut retribusi melalui pengaturan jadwal kerja yang lebih efektif, peningkatan kualitas sistem tiket, serta pemeliharaan sarana pendukung seperti mesin pencetak tiket.

Selain itu, pengawasan di lapangan juga diperketat, termasuk upaya menutup jalur-jalur tidak resmi yang berpotensi menjadi celah kebocoran retribusi.

"Monitoring dan evaluasi terus kami lakukan agar sistem berjalan optimal dan potensi pendapatan dapat dimaksimalkan," jelasnya.

Bagus pun berharap tingginya animo wisatawan ke Pangandaran dapat terus terjaga, sehingga memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Harapannya, kunjungan wisatawan terus meningkat dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Acep Rifki Padilah
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.