TIMES JABAR, PANGANDARAN – Prestasi membanggakan diraih sektor kesehatan Kabupaten Pangandaran. Dua puskesmas berhasil meraih Digital Award 2025 dari BPJS Kesehatan berkat keberhasilan dalam menerapkan digitalisasi pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Adapun dua puskesmas tersebut yakni Puskesmas Cikembulan yang meraih Juara I Nasional kategori pemanfaatan antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), serta Puskesmas Sidamulih yang meraih Juara III Nasional pada kategori yang sama.
Penghargaan tersebut diberikan BPJS Kesehatan kepada 27 mitra fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia yang dinilai berhasil mengoptimalkan transformasi digital dalam pelayanan kesehatan kepada peserta JKN.
Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen fasilitas kesehatan dalam memanfaatkan teknologi informasi secara optimal.
"Transformasi digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi, peserta JKN dapat merasakan layanan yang lebih praktis, sementara fasilitas kesehatan juga terbantu dalam meningkatkan efektivitas pelayanan," ujar Edwin.
Ia menambahkan, pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN, khususnya fitur antrean online, terbukti mampu mengurangi waktu tunggu pasien sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kepastian layanan.
Sementara itu, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyampaikan apresiasi atas capaian dua puskesmas tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa layanan kesehatan di Pangandaran terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi.
"Ini adalah capaian yang sangat membanggakan. Penghargaan nasional ini menunjukkan bahwa puskesmas di Pangandaran mampu berinovasi dan memberikan pelayanan kesehatan yang semakin cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat," kata Citra, Kamis (15/1/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pangandaran berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang berkualitas dan merata.
"Ke depan, kami berharap inovasi digital ini bisa diterapkan secara menyeluruh di seluruh fasilitas kesehatan di Pangandaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya. (*)
| Pewarta | : Acep Rifki Padilah |
| Editor | : Ronny Wicaksono |