https://jabar.times.co.id/
Berita

Suhu Udara di Majalengka Terasa Lebih Dingin, Ini Kata BMKG

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:33
Cuaca Dingin Selimuti Majalengka, Ini Faktor Penyebabnya Ilustrasi - Cuaca Dingin Terasa Warga Majalengka. (FOTO: istimewa)

TIMES JABAR, MAJALENGKA – Suhu udara yang terasa lebih dingin belakangan ini menyelimuti wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Sejak malam hingga pagi hari, masyarakat merasakan perubahan cuaca yang cukup signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi tersebut bukan fenomena ekstrem, melainkan bagian dari dinamika cuaca yang lazim terjadi pada puncak musim hujan. 

Penurunan suhu dipengaruhi oleh dominasi tutupan awan tebal yang berlangsung hampir sepanjang hari. Suhu udara dingin juga tak hanya dirasakan di Majalengka, hal yang sama juga di wilayah Cirebon, Indramay, dan Kuningan atau wilayah III Cirebon (Ciayumajakuning)

Prakirawan BMKG Kertajati, Dyan Anggrainy, menjelaskan bahwa awan yang menutupi langit pada siang hari menghambat proses pemanasan permukaan bumi oleh sinar matahari.

"Ketika tutupan awan cukup tebal, radiasi matahari tidak maksimal mencapai permukaan bumi. Akibatnya, panas yang tersimpan di siang hari lebih sedikit, sehingga suhu udara pada malam hari turun lebih cepat dan terasa lebih dingin,” ujar Dyan, Kamis (15/1/2026).

Data Stasiun Meteorologi Jatiwangi menunjukkan, dalam tiga hari terakhir suhu maksimum di wilayah Majalengka tercatat mencapai 31,9 derajat Celsius, sementara suhu minimum berada di angka 22,4 derajat Celsius.

"Selisih suhu tersebut memperkuat sensasi dingin yang dirasakan masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari," kata Dyan Anggraeny.

BMKG menegaskan bahwa kondisi ini masih berada dalam batas normal cuaca musiman di wilayah Ciayumajakuning. Masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan dan menyesuaikan aktivitas harian dengan perubahan suhu yang terjadi.

Sensasi udara dingin juga dirasakan langsung oleh warga. Abidzar di Kabupaten Majalengka, ia mengaku suhu dingin mulai terasa sejak sekitar sepekan terakhir.

"Memang terasa lebih dingin dari biasanya, sampai sekarang jadi sering pakai jaket, terutama malam dan pagi hari," ujarnya.

BMKG memprediksi, selama intensitas hujan dan tutupan awan masih tinggi, kondisi udara sejuk hingga dingin pada malam hari berpotensi masih akan dirasakan oleh masyarakat Majalengka maupun di wilayah Ciayumajakuning. (*)

Pewarta : Jaja Sumarja
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.