Senyum Bahagia Warga yang Mendapat Bantuan Bedah Rumah
Senyum bahagia Neni terpancar usai mendapatkan bantuan bedah rumah dari anggota DPR RI Dedi Wahidi ... ...
CIREBON – Senyum bahagia Neni terpancar usai mendapatkan bantuan bedah rumah dari anggota DPR RI Dedi Wahidi. Perempuan berusia 46 tahun itu menjadi salah satu penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Penantian Neni untuk mendapatkan rumah layak huni akhirnya terwujud. Ia menjadi satu dari 10 warga Desa Sambeng Kecamatan Gunung Jati yang mendapatkan bantuan tersebut.
"Alhamdulillah senang sekali bisa dapat bantuan bedah rumah ini," ujar Neni saat menerima kunjungan anggota DPR RI Dedi Wahidi, Sabtu (24/12/2022).
Kepada TIMES Indonesia, Neni mengatakan bahwa ia telah 25 tahun menempati rumah lama. Rumah yang ditempati bersama suami, anak, menantu dan cucu tersebut dalam kondisi memprihatinkan.
"Kalau hujan bocor dan sering banjir. Kadang khawatir juga ambruk," ujar Neni.

Kini, Neni merasa nyaman dengan rumah yang telah dibangun dari bantuan dana bedah rumah. Dana stimulan yang diterima senilai Rp20 juta ditambah swadaya masyarakat sekitar telah berubah menjadi rumah yang lebih baik.
"Sekali lagi terima kasih dan semoga semakin banyak masyarakat tidak mampu yang bisa mendapatkan bantuan seperti ini," ujar Neni.
Anggota DPR RI Dedi Wahidi mengatakan, selain Neni, pada tahun 2022 pihaknya telah memberikan bantuan rumah layak huni kepada 1.750 warga. Bantuan dengan nilai total Rp35 miliar tersebut diberikan kepada warga di Cirebon dan Indramayu.
"Program BSPS ini menjadi solusi bagi warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni," ujar Dewa, sapaan Dedi Wahidi.
Jumlah bantuan rumah layak huni, dijelaskan Dewa, pada tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 1.000 unit. Ia mengaku akan terus berupaya menambah bantuan rumah layak huni bagi masyarakat.
"Tahun depan dan seterusnya saya akan terus memperjuangkan agar tidak ada lagi rumah tidak layak huni khususnya di daerah yang saya wakili yaitu Indramayu dan Cirebon," ujar Dewa.

Selain program bantuan bedah rumah atau BSPS, dalam kunjungan tersebut Dewa juga meresmikan beberapa program lainnya yakni irgasi desa, sanitasi atau toilet dan jalan desa atau Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Dewa juga meresmikan bantuan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) serta rehab gedung SD.
"Saya titipkan semua bantuan tersebut kepada masyarakat, silakan dimanfaatkan dan dijaga supaya bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama," ujar Dewa.
Sementara itu, Kepala Desa Buyut Kecamatan Gunungjati, Wandi, mengatakan, bantuan saluran irigasi sangat membantu petani memperlancar aliran air ke sawah. Sehingga warganya tidak kesulitan saat musim kemarau.
Adapun bantuan sanitasi atau toilet untuk warga sebanyak 35 rumah menjadi solusi bagi warga yang selama ini tidak memiliki WC di rumah. Setelah mendapat bantuan toilet, warga tidak lagi membuang hajat di sungai.
"Dan kami juga bersyukur mendapat bantuan Pamsimas yang manfaatnya bisa dirasakan 200 kepala keluarga. Pasimas ini juga menjadi solusi saat warga kesulitan air di musim kemarau," ujar Wandi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


