TIMES JABAR, CIANJUR – Warga di kawasan perumahan Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria berinisial AR yang diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di rumahnya.
Tim Inafis Polres Cianjur bersama jajaran Polsek Karangtengah segera meluncur ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan proses identifikasi serta olah tempat kejadian perkara.
Insiden ini pertama kali diketahui oleh istri korban yang berinisial RM saat dirinya hendak menuju kamar mandi pada tengah malam. Saksi memberikan keterangan bahwa ketika ia keluar dari kamar, ia mendapati suaminya sudah dalam posisi tergantung dengan leher terlilit selembar sarung.
Sontak kejadian tersebut memicu kepanikan di lingkungan perumahan sebelum akhirnya pihak kepolisian tiba untuk mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Sayang Cianjur guna keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Dalam hal ini lebih lanjut dugaan kuat mengenai motif tindakan nekat pria berusia 31 tahun ini muncul dari keterangan saksi lain berinisial TS yang merupakan rekan korban.
Kepada polisi, saksi menceritakan bahwa beberapa hari sebelum kejadian tepatnya pada malam tahun baru, korban sempat mencurahkan isi hatinya yang sedang kalut.
"Korban bercerita kalau akhir-akhir ini dirinya merasa tidak fokus karena telah memakai uang operasional tempat usahanya yakni showroom mobil dalam jumlah yang sangat besar," katanya dalam keterangan yang disampaikan, Minggu (4/1/2026).
Berdasarkan kesaksian rekan korban tersebut, nilai uang yang digunakan mencapai angka sekitar 800 juta rupiah yang habis dipakai untuk bermain judi online serta trading. Hal ini diduga menjadi beban mental yang sangat berat bagi korban hingga akhirnya memilih jalan pintas.
Polisi yang melakukan olah TKP mengamankan sejumlah barang bukti penting di antaranya satu buah sarung berwarna hijau yang digunakan untuk menjerat leher, sebuah kursi hitam, serta ponsel dan powerbank milik korban.
Hasil pemeriksaan luar dari tim forensik RSUD Sayang Cianjur yang dipimpin oleh petugas menegaskan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik akibat benda tajam maupun tumpul pada tubuh AR.
Petugas hanya menemukan lebam mayat yang merupakan ciri umum pada kasus kematian serupa. Setelah proses pemeriksaan di rumah sakit selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga melalui Polsek Karangtengah untuk dimakamkan. (*)
* WARNING
Peringatan keras disampaikan bahwa bunuh diri bukanlah solusi dari setiap permasalahan hidup. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang berjuang dengan pikiran untuk bunuh diri, mohon segera cari bantuan profesional jangan pernah menghadapi beban sendirian.
| Pewarta | : Wandi Ruswannur |
| Editor | : Ronny Wicaksono |