TIMES JABAR, CIREBON – H. Zainal Muttaqin terpilih sebagai Ketua Federasi Kurash Indonesia Pengurus Provinsi Jawa Barat (Ferkushi Pengprov Jabar) masa bakti 2022-2026 secara aklamasi, Rabu (20/7/2022).
Ketua Ferkushi Pengprov Jabar terpilih, Zainal Muttaqin menyampaikan, dirinya berjanji akan memajukan Kurash Indonesia pada umumnya dan di Jawa Barat khususnya.
"Saya akan segera membentuk kepengurusan dan menyelenggarakan rapat kerja daerah dalam waktu dekat," ucapnya.
Dirinya mengatakan, dari rapat kerja tersebut, diharapkan akan menghasilkan program kerja yang mengacu pada pogram kerja PB Ferkushi.
"Untuk rapat kerjanya sendiri akan digelar bersamaan dengan pelantikan Pengprov Ferkushi Jabar yang Insha Allah dilaksanakan dalam bulan Juli ini," katanya.
Tidak ingin berlama-lama, Zaenal langsung tancap gas mempersiapkan segala yang akan menunjang program kerja Ferkushi Pengprov Jabar.
"Kita akan menggaet Arhanudse 14/PWY Cirebon untuk menjadi pusat pelatihan, kita juga akan bekerjasama dengan beberapa pesantren di Cirebon guna pembinaan atlit kurash usia dini sesuai petunjuk Ketua Umum PB Ferkushi Mayjen TNI (Purn) Abdul Hafil Fuddin," tandasnya.
Untuk diketahui, Kurash adalah jenis olahraga beladiri yang memiliki gerakan dasar saling membanting dengan mengaitkan baju khusus. Olahraga Kurash berasal di wilayah Tatarstan Asia Tengah atau yang sekarang dikenal dengan wilayah Uzbekistan.
Gerakan dasar olahraga Kurash ini menyerupai olahraga beladiri Gulat dan olahraga beladiri Judo, hanya saja dalam Kurash kondisi bantingan berada dalam posisi berdiri pada kaitan atas, tidak diperkenankan menggunakan kaitan pada kaki.
Olahraga Kurash sendiri masuk ke Indonesia pada sejak tahun 2011, yang dikenalkan oleh International Kurash Association (IKA). Namun dalam perkembangannya, Kurash menjadi salah satu cabang olahraga yang tidak popular di Indonesia.
Meskipun Kurash sebenarnya merupakan salah suatu olahraga beladiri paling populer di Asia Tengah. Dan saat itu hanya beberapa praktisi olahraga, terutama praktisi olahraga Judo di tanah air yang belajar tentang olahraga Kurash dengan intens. (*)
Pewarta | : Muslimin |
Editor | : Deasy Mayasari |