TIMES JABAR – Dewan Kerja Cabang (DKC) Pramuka Penegak dan Pandega Majalengka kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musppanitera Daerah Jawa Barat 2025 yang digelar di Kwarda Jawa Barat.
DKC Majalengka berhasil meraih predikat Tergiat III Tingkat Jawa Barat, mengungguli puluhan peserta dari 27 kabupaten/kota.
Penghargaan ini terasa istimewa karena menjadi kali pertama DKC Majalengka masuk dalam jajaran tiga besar tingkat provinsi dengan sistem penilaian langsung se-Jawa Barat.
Sebelumnya, penilaian penghargaan dilakukan berbasis wilayah keresidenan. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsistensi kegiatan pembinaan dan pengembangan yang dilaksanakan sejak 2020 hingga 2025.
Ribuan peserta terlibat dalam beragam program, baik sebagai peserta maupun panitia, yang pada akhirnya menghantarkan DKC Majalengka menuju panggung penghargaan bergengsi ini.
Ketua Kwartir Cabang Majalengka sekaligus Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, mengapresiasi capaian tersebut.
"Selamat kepada adik-adik Pramuka Penegak dan Pandega atas penghargaan yang diraih. Semoga semangat ini menjadi modal penting dalam membangun karakter generasi muda untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae," ujarnya, Sabtu (30/8/2025.
Selain keberhasilan DKC Majalengka, kebahagiaan semakin lengkap dengan terpilihnya secara aklamasi Kak Melati Fitria dari Kwarcab Majalengka sebagai Wakil Ketua DKD Jawa Barat Masa Bakti 2025–2030.
Hal tersebut menambah catatan prestasi sekaligus memperkuat kiprah Pramuka Kabupaten Majalengka di tingkat provinsi Jawa Barat.
Ketua DKC Majalengka, Kak Farhan Nurshidik, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak.
"Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh keluarga besar Pramuka Majalengka, khususnya Ksatria Sindangkasih. Semoga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi," ucapnya.
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa DKC Majalengka bukan hanya wadah kaderisasi, tetapi juga motor penggerak lahirnya pemimpin muda yang berkarakter, tangguh, dan berkomitmen membangun Majalengka lebih baik. (*)
Pewarta | : Jaja Sumarja |
Editor | : Imadudin Muhammad |