TIMES Jabar/Warga dan Babinsa mengevakuasi jasad bayi antara jalur Sipon dan Calingcing Ciranjang. (FOTO: Tangkapan layar video amatir warga)

Warga Kampung Pasirnangka, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan oleh penemuan jasad bayi laki-laki yang mengambang di saluran irigasi.

TIMES Jabar,Minggu 24 Agustus 2025, 10:42 WIB
11.5K
W
Wandi Ruswannur

CianjurWarga Kampung Pasirnangka, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan oleh penemuan jasad bayi laki-laki yang mengambang di saluran irigasi. 

Jasad bayi malang tersebut ditemukan di antara jalur Sipon dan Calingcing sekitar pukul 06.00 WIB. Diduga, bayi tersebut baru dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan.

Menurut laporan di lokasi kejadian, jasad bayi yang diperkirakan berusia beberapa jam tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Sony dan Wahyudin. 

Keduanya mengaku hendak membersihkan saluran air ketika melihat benda mengambang yang awalnya mereka duga sebagai bangkai hewan. 

"Namun, setelah didekati, kami terkejut menyadari bahwa benda tersebut adalah jasad seorang bayi manusia," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, pada Minggu (24/8/2025).

Mereka bergegas melaporkan temuan itu kepada ketua RT, RW, dan perangkat desa setempat. "Ketika kami lihat lebih dekat, ternyata itu bayi. Hati saya langsung hancur," kata salah satu saksi. Penemuan ini segera menyebar luas di media sosial dan mengundang perhatian banyak pihak. 

Lebih lanjut berbagai komentar bernada pilu dan geram membanjiri media sosial Instagram, khususnya di unggahan akun @sekitarcianjur yang memuat kronologi kejadian. 

Seorang netizen dengan akun @egabintang1626 menuliskan, "Banyak yang menanti garis dua, tapi orang-orang yang sudah dipercaya malah menyia-nyiakan nyawa. Innalillahi anak surga." 

Sementara itu, akun lain dengan nama @bastianedwan mengungkapkan kekecewaannya. "Astaghfirullahaladzim, tega sekali membuang orok (bayi), padahal banyak orang yang ingin punya anak tapi susah," ujarnya.

Pemandangan saat evakuasi jasad bayi ini pun tak luput dari sorotan. Terlihat beberapa orang, termasuk anggota Babinsa Kertajaya, perangkat desa, dan warga setempat, ikut serta dalam proses evakuasi. 

Jasad bayi itu diangkat dari saluran irigasi dan selanjutnya ditangani oleh pihak berwajib. Keberadaan jasad bayi tersebut menimbulkan banyak pertanyaan di benak masyarakat, siapa yang tega melakukan perbuatan keji tersebut? Dan apa motif di baliknya?

Seorang warga, yang tidak ingin disebutkan namanya, menyatakan, "Kami sangat sedih dan prihatin. Tidak terbayang bagaimana perasaan ibu yang melahirkannya, atau siapa pun yang bertanggung jawab atas kematian bayi ini. Ini adalah perbuatan yang tidak manusiawi." 

Hingga berita ini diturunkan kasusnya kini ditangani oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Diharapkan pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.