Hati-hati Melewatkan Sahur Bisa Picu Hipoglikemia saat Puasa
RSUD Pandega Pangandaran ingatkan bahaya melewatkan sahur yang bisa picu hipoglikemia: kenali gejala gemetar, lemas, pusing, dan segera batalkan puasa bila muncul.
PANGANDARAN – Melewatkan sahur saat menjalankan ibadah puasa berisiko menyebabkan hipoglikemia atau kondisi kadar gula darah turun di bawah batas normal. Hal ini disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi @rsud_pangandaran, milik RSUD Pandega Pangandaran.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan, hipoglikemia tidak hanya rentan dialami oleh penderita diabetes, tetapi juga bisa terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit tersebut, terutama saat berpuasa tanpa asupan yang cukup.
Kenali Gejalanya
Beberapa tanda hipoglikemia yang perlu diwaspadai antara lain:
* Gemetar
* Keringat dingin
* Jantung berdebar
* Rasa lapar berlebihan
* Lemas dan pusing
Apabila tidak segera ditangani, hipoglikemia dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius seperti penurunan kesadaran hingga kejang.
Langkah Pertolongan Pertama
RSUD Pandega Pangandaran juga membagikan panduan pertolongan pertama apabila mengalami gejala hipoglikemia saat berpuasa.
1. Segera Batalkan Puasa
Langkah ini penting untuk menstabilkan kembali kadar gula darah.
2. Konsumsi Makanan atau Minuman Manis
Larutan gula atau minuman manis dapat membantu menaikkan kadar glukosa darah dengan cepat.
3. Lanjutkan dengan Makanan Bergizi Seimbang
Setelah kondisi membaik dan gula darah kembali normal, dianjurkan mengonsumsi makanan yang mengenyangkan dan bergizi seimbang.
4. Periksa ke Fasilitas Kesehatan
Jika gejala tidak membaik atau terjadi berulang, segera konsultasikan dengan tenaga medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Pencegahan Selama Ramadan
Melalui edukasi tersebut, RSUD Pandega Pangandaran mengingatkan masyarakat agar tidak melewatkan sahur, mengatur pola makan yang tepat, serta memastikan asupan gizi seimbang. Bagi pasien diabetes, pemantauan kadar gula darah secara berkala juga sangat dianjurkan.
Edukasi kesehatan melalui media sosial ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap aman dan sehat selama menjalankan ibadah puasa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



