Euforia Kemenangan Persib, Aksi Liar dan Knalpot Wededed di Tasikmalaya Ditindak Polisi
Suasana selebrasi terganggu oleh aksi sejumlah oknum remaja yang melakukan konvoi ugal-ugalan sambil menggunakan knalpot bising atau yang populer disebut warga Tasikmalaya sebagai knalpot 'wededed'
TASIKMALAYA – Kemenangan dramatis Persib Bandung atas Persija Jakarta disambut gegap gempita oleh ribuan Bobotoh di Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026) malam.
Jalanan utama kota berubah menjadi “Lautan Biru” dipenuhi iring-iringan kendaraan, kibaran bendera Persib, serta nyanyian dukungan dari para suporter Maung Bandung.
Euforia pecah setelah Persib sukses membawa pulang kemenangan penting dengan skor 1-2 dalam laga panas yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda.
Tambahan tiga poin membuat posisi Persib semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 75 poin dan membuka peluang besar untuk mencatatkan hattrick juara.
Di berbagai sudut kota, masyarakat tampak larut dalam kebahagiaan. Konvoi kendaraan roda dua dan roda empat memadati ruas Jalan R.E. Martadinata, HZ Mustofa, hingga kawasan pusat kota Tasikmalaya.
Arus lalu lintas pun sempat tersendat akibat membludaknya massa yang turun ke jalan.
Gangguan Oknum Bobobtoh di Tengah Euforia
Namun di tengah semarak kemenangan tersebut, suasana kondusif sempat terganggu oleh aksi sejumlah oknum remaja yang melakukan konvoi secara ugal-ugalan sambil menggunakan knalpot bising atau yang populer disebut warga Tasikmalaya sebagai knalpot 'wededed'.
Raungan knalpot brong yang memekakkan telinga terdengar hampir di sejumlah ruas jalan utama. Selain membuat bising, aksi kebut-kebutan dan saling geber motor juga dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya.
Warga yang sedang menikmati malam Minggu maupun beristirahat mengaku terganggu dengan suara kendaraan yang tidak sesuai standar tersebut.
Tidak sedikit masyarakat yang berharap aparat keamanan segera mengambil tindakan agar situasi tetap aman dan nyaman.
Menanggapi kondisi tersebut, jajaran Polres Tasikmalaya Kota langsung melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik keramaian. Aparat menyisir kawasan pusat kota yang menjadi jalur utama konvoi Bobotoh.
Hasilnya, polisi berhasil mengamankan sebanyak 11 unit sepeda motor yang digunakan untuk aksi ugal-ugalan dan menggunakan spesifikasi tidak standar.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto melalui Pamapta 1 Ipda Jonih Jonansa menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan demi menjaga ketertiban umum serta keselamatan pengguna jalan.
“Kami berhasil mengamankan belasan motor yang digunakan ugal-ugalan. Semuanya dipakai oleh remaja, motornya dipreteli, tidak sesuai standar,” ujar Ipda Jonih Jonansa. Minggu (10/5/2026) malam.
Menurutnya, mayoritas kendaraan yang diamankan menggunakan knalpot brong dengan tingkat kebisingan tinggi. Selain itu, para pengendara juga melakukan aksi berbahaya di tengah kepadatan konvoi kemenangan Persib.
Polisi Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Pelanggaran
Ipda Jonih Jonansa menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan masyarakat meskipun dilakukan dalam suasana perayaan kemenangan sepak bola.
“Maka dari itu, kami amankan semua ke Mapolres Tasikmalaya Kota karena mengganggu lancarnya arus lalu lintas,” tegasnya.
Penindakan tersebut sekaligus menjadi bentuk respons cepat aparat atas banyaknya laporan masyarakat mengenai suara knalpot brong dan aksi pengendara yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Polisi juga mengingatkan bahwa perayaan kemenangan tim sepak bola seharusnya dilakukan secara tertib dan tidak merugikan masyarakat umum.
Meski sempat diwarnai aksi sejumlah oknum, mayoritas Bobotoh di Tasikmalaya tetap merayakan kemenangan Persib dengan tertib.
Banyak suporter hanya melakukan pawai sambil membawa atribut klub, menyanyikan chant dukungan, hingga menyalakan flare secara terbatas.
Beberapa komunitas Bobotoh bahkan terlihat membantu mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan total di pusat kota.
Situasi mulai berangsur normal menjelang tengah malam setelah aparat melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap Persib tampak begitu terasa di tengah masyarakat.
Kemenangan atas Persija dianggap menjadi momentum penting dalam perjalanan Maung Bandung menuju gelar juara musim ini.
Kemenangan di kandang netral Stadion Segiri Samarinda bukan sekadar tiga poin biasa bagi Persib Bandung. Hasil tersebut mempertegas dominasi Maung Bandung dalam perburuan gelar musim 2025/2026.
Dengan koleksi 75 poin di puncak klasemen, peluang Persib untuk meraih gelar juara ketiga secara beruntun atau hattrick juara semakin terbuka lebar.
Kondisi itu membuat antusiasme Bobotoh di berbagai daerah, termasuk Tasikmalaya, terus meningkat.
Atmosfer kemenangan atas rival klasik Persija juga menambah kebanggaan tersendiri bagi pendukung Persib yang selama ini dikenal memiliki loyalitas tinggi terhadap klub kebanggaannya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

