Nobar Persib Jadi Energi Kolektif Anak Muda Majalengka, Saung Nganteur Kahayang Disiapkan sebagai Pusat Kreativitas
Malam di Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, berubah menjadi panggung kebersamaan yang hangat dan berdenyut. Sorak sorai Bobotoh menggema dari Saung Nganteur Kahayang.
MAJALENGKA – Malam di Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, berubah menjadi panggung kebersamaan yang hangat dan berdenyut. Sorak sorai Bobotoh menggema dari Saung Nganteur Kahayang, Jumat (31/7/2026), saat ratusan warga larut dalam Festival Nobar Persib Bandung melawan Tampines Rovers.
Di bawah langit malam yang penuh semangat, layar besar bukan sekadar menampilkan pertandingan, melainkan memantulkan energi kolektif masyarakat, sebuah perayaan identitas, kebersamaan, dan harapan.
Persib Bandung pun menjawab euforia itu dengan kemenangan tipis 1-0, sekaligus memastikan langkah ke semifinal Piala Presiden 2026 sebagai juara Grup A dengan raihan sempurna sembilan poin tanpa kebobolan.
Namun, lebih dari sekadar kemenangan di lapangan, denyut utama acara justru terasa pada wajah-wajah muda yang memenuhi lokasi. Festival yang diinisiasi anggota DPR RI Ateng Sutisna bersama Viking Alengka itu menjelma menjadi ruang hidup, memadukan olahraga, seni, dan kreativitas dalam satu tarikan napas.
Pentas seni Sunda Rancage, dentuman DJ performance, deretan UMKM lokal, hingga games interaktif dan doorprize jutaan rupiah menghadirkan suasana layaknya pesta rakyat. Di tengah keramaian itu, Ateng Sutisna melihat sesuatu yang lebih penting: potensi besar generasi muda Majalengka.
"Sepak bola bukan hanya hiburan, tapi bisa menjadi ruang pemersatu. Saya melihat di sini anak-anak muda berkumpul dengan cara yang positif, tertib, dan penuh semangat. Ini yang harus terus kita jaga," ujar Ateng, Sabtu (1/8/2026)
Ia mengaku sempat menyimpan kekhawatiran akan potensi kericuhan yang kerap mewarnai euforia sepak bola di berbagai daerah. Namun, yang ditemuinya di Majalengka justru sebaliknya, ketertiban dan kesantunan yang menjadi wajah baru kultur Bobotoh.
"Suasananya sangat kondusif. Semua duduk bersama, menikmati pertandingan tanpa gangguan. Ini contoh yang baik, bahwa sepak bola bisa menjadi perekat sosial," katanya.
Momentum tersebut dimanfaatkan Ateng untuk mendorong langkah yang lebih besar. Ia menegaskan komitmennya menjadikan Saung Nganteur Kahayang sebagai pusat kreativitas anak muda ruang terbuka bagi lahirnya ide, karya, dan kolaborasi lintas bidang.
"Ke depan, tempat ini tidak hanya hidup saat ada nobar. Kami ingin Saung Nganteur Kahayang menjadi ruang kreativitas anak muda tempat mereka berlatih, berkarya, dan mengembangkan potensi, baik di bidang olahraga, seni, maupun ekonomi kreatif," tegasnya.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pembinaan generasi muda, Ateng juga menyerahkan uang pembinaan kepada diklat voli Viking Alengka, memperkuat komitmen terhadap pengembangan olahraga di tingkat lokal.
Sementara itu, Ketua Viking Alengka, Babam Arturahman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai festival nobar kali ini bukan sekadar ajang menonton, tetapi juga ruang ekspresi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat.
"Nobar ini bukan hanya tentang pertandingan, tapi tentang kebersamaan dan kreativitas. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin besar," ujarnya.
Ia juga berharap Saung Nganteur Kahayang dapat menjadi rumah bagi aktivitas positif anak muda Majalengka, sejalan dengan semangat yang diusung dalam festival tersebut.
Kemenangan Persib malam itu menjadi penutup manis, namun gema semangatnya masih tertinggal di antara lampu-lampu yang perlahan redup. Di tempat sederhana itu, sebuah gagasan besar mulai tumbuh bahwa sepak bola bisa menjadi pintu masuk bagi lahirnya ruang-ruang kreatif yang menghidupkan masa depan generasi muda.
Dengan performa impresif Maung Bandung yang menyapu bersih fase grup, optimisme pun menguat. "Kalau melihat permainan tadi, Persib tampil meyakinkan. Kita doakan bersama bisa terus melaju hingga menjadi juara," kata Ateng.
Di Majalengka, sepak bola malam itu bukan hanya tentang skor akhir. Ia menjelma menjadi gerakan menghidupkan ruang, menyatukan orang, dan menyalakan harapan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

