Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, Diikuti Peserta dari 13 Negara
Pengunjung mengamati layang-layang yang diterbangkan saat Sleman Kite Festival #1 bertajuk Merayakan Perubahan, Merawat Harapan di Lapangan Tiban, Sleman. (Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/sgd)

Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, Diikuti Peserta dari 13 Negara

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut bersiap menggelar Garut International Kite Festival 2026 di Tepas Papandayan. Festival ini diikuti peserta dari 13 negara.

TIMES Jabar,Selasa 16 Juni 2026, 20:00 WIB
90
A
Antara

GarutDinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memastikan kesiapan penyelenggaraan festival layang-layang internasional. Sebanyak 13 negara, termasuk Indonesia, dikonfirmasi siap memeriahkan ajang yang bakal dipusatkan di Tepas Papandayan, sebuah kawasan pegunungan di Kecamatan Cisurupan, Garut.

"Kemarin (Senin, 15/6), yang sudah terdaftar 13 negara," kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika di Garut, Selasa (16/6/2026).

Beni menjelaskan, ajang bertajuk Garut International Kite Festival ini tidak hanya menjadi magnet bagi pelayang mancanegara, melainkan juga diikuti oleh delegasi dari berbagai daerah di tanah air. Sejumlah peserta domestik yang telah mengonfirmasi kehadiran di antaranya berasal dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, untuk kepesertaan luar negeri, negara-negara yang dipastikan hadir meliputi Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, Jepang, China, Swiss, Swedia, Prancis, Italia, dan Belgia.

Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen penuh mendukung kesuksesan festival berskala internasional ini. Kehadiran para pelayang dunia tersebut dinilai menjadi momentum besar untuk mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Garut.

"Terpilihnya Garut ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelayang internasional," katanya.

Beni menambahkan, ada keunikan tersendiri pada pelaksanaan tahun ini. Jika biasanya festival layang-layang internasional identik dengan kawasan pesisir pantai, kali ini Garut menawarkan sensasi baru dengan menggelarnya di area pegunungan yang menyuguhkan pemandangan alam khas yang memikat.

Guna menyokong kelancaran akses menuju lokasi destinasi festival, pemerintah daerah tengah memprioritaskan perbaikan infrastruktur penunjang, terutama pembenahan akses jalan utama yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

"Ini kita menunggu penyelesaian infrastruktur jalan," ujar Beni.

Sesuai jadwal, Garut International Kite Festival akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai dari 29 Juli hingga 2 Agustus 2026. Seluruh aktivitas festival akan dipusatkan di Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan, yang berada tepat di kawasan kaki Gunung Papandayan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.