Kopdar Perdana, Pangandaran Affiliate Hub Community Dorong Penguatan Ekosistem Kreator Lokal
Kopdar perdana komunitas Pangandaran Affiliate Hub. (FOTO : Acep Rifki Padilah/TIMES Indonesia)

Kopdar Perdana, Pangandaran Affiliate Hub Community Dorong Penguatan Ekosistem Kreator Lokal

Kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring dan membangun ekosistem kreator digital lokal yang lebih terorganisir.

TIMES Jabar,Minggu 10 Mei 2026, 21:56 WIB
915
A
Acep Rifki Padilah

PANGANDARANPuluhan affiliator dan kreator konten menghadiri Kopdar Perdana Pangandaran Affiliate Hub Community (PAHC) yang digelar di Saung Leuit Munjul, Parigi, Kabupaten Pangandaran, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum awal lahirnya Pangandaran Affiliate Hub Community sebagai wadah kolaborasi bagi para pelaku ekonomi kreatif digital di Kabupaten Pangandaran.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sejumlah agenda, mulai dari pengenalan komunitas, sesi berbagi pengalaman (sharing session), hingga networking antarpeserta.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring dan membangun ekosistem kreator digital lokal yang lebih terorganisir.

Ketua Pangandaran Affiliate Hub Community, Dedi Supriatna, mengatakan komunitas ini dibentuk sebagai respons terhadap berkembangnya ekonomi digital yang membuka peluang baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

"Pangandaran Affiliate Hub Community dibentuk sebagai wadah kolaborasi para affiliator dan konten kreator lokal di Pangandaran untuk saling belajar, bertumbuh, dan membangun ekosistem digital yang sehat," kata Dedi.

article

Menurutnya, selama ini banyak pelaku kreator digital di Pangandaran yang bergerak secara individual sehingga belum memiliki ruang bersama untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan, dan membangun kolaborasi.

Dedi menjelaskan, sektor ekonomi kreatif berbasis digital memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

"Kami ingin Pangandaran tidak hanya dikenal sebagai daerah wisata, tetapi juga sebagai daerah yang mampu melahirkan kreator-kreator digital berkualitas dan berdaya saing," jelasnya.

Ia menilai, perkembangan platform digital dalam beberapa tahun terakhir telah menciptakan peluang profesi baru, termasuk sebagai konten kreator dan affiliator.

Namun, peluang tersebut perlu didukung oleh ekosistem yang sehat agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Karena itu, kehadiran komunitas dinilai penting sebagai ruang belajar bersama sekaligus sarana membangun solidaritas antar pelaku industri kreatif digital.

Dalam kopdar perdana tersebut, peserta tampak antusias mengikuti diskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan serta peluang di dunia digital.

Suasana kegiatan berlangsung santai namun produktif, mencerminkan semangat kolaboratif yang ingin dibangun komunitas.

Pangandaran Affiliate Hub Community mengusung visi “Tempat belajar, bertumbuh, dan cuan bareng.” Visi tersebut, menurut Dedi, menjadi landasan utama dalam merancang setiap program komunitas ke depan.

Sebagai tindak lanjut, komunitas tersebut telah menyusun agenda rutin berupa kopdar bulanan yang akan dilaksanakan setiap satu bulan sekali. 

Selain itu, komunitas juga akan menggelar program “ngonten bareng” setiap hari Jumat setelah salat Jumat sebagai wadah praktik bersama dalam produksi konten digital.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan konsistensi anggota dalam berkarya sekaligus memperkuat budaya saling mendukung diantara para kreator lokal.

Dedi berharap kehadiran Pangandaran Affiliate Hub Community dapat menjadi salah satu penggerak lahirnya ekosistem ekonomi kreator di Pangandaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

"Harapannya, komunitas ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bersama yang mampu melahirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Pangandaran," paparnya.

Melalui kopdar perdana ini, Pangandaran Affiliate Hub Community menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem kreator digital lokal yang kolaboratif serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis komunitas di Pangandaran. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Acep Rifki Padilah
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.