Pakar ITB Bedah Risiko Eksplorasi Geothermal di Gunung Gede Pangrango Cianjur
TIMES Jabar/Kawasan Gunung Gede Pangrango yang dijadikan lokasi eksplorasi proyek geothermal. (FOTO: Instagram @canro.simarmata)

Pakar ITB Bedah Risiko Eksplorasi Geothermal di Gunung Gede Pangrango Cianjur

Dalam sebuah forum sosialisasi, pakar panas bumi Ali Ashat, hadir untuk membedah berbagai kompleksitas proyek tersebut.

TIMES Jabar,Senin 16 Maret 2026, 17:09 WIB
283
W
Wandi Ruswannur

CIANJURRencana pengembangan energi panas bumi di kawasan Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus memicu diskusi hangat di tengah masyarakat. 

Dalam sebuah forum sosialisasi yang digelar oleh warga Kecamatan Pacet Cianjur, pakar panas bumi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ali Ashat, hadir untuk membedah berbagai kompleksitas proyek tersebut. 

Pertemuan yang berlangsung di Vila 45 Cipendawa menjelang waktu berbuka puasa ini menyoroti banyak dimensi, mulai dari potensi energi yang terkandung hingga risiko teknis, finansial, dan kelestarian alam yang menyertainya.

Dalam penjelasannya tersebut, Ali mengungkapkan bahwa data regional mengenai panas bumi baru sekadar memberikan gambaran permukaan. 

Menurut pandangannya, bahwa penetapan lokasi eksplorasi yang presisi itu tidak bisa dilakukan sembarangan karena membutuhkan studi lanjutan yang jauh lebih mendalam. 

Pemetaan wilayah memang bisa menunjukkan adanya sistem panas bumi, namun untuk menentukan titik pengeboran secara akurat, diperlukan riset geologi yang komprehensif serta pengeboran uji coba yang mendetail.

Proyek geothermal, lanjut Ali, selalu berdampingan dengan tantangan besar yang harus dikaji secara menyeluruh sebelum melangkah ke tahap konstruksi. 

"Selain beban biaya dan aspek teknis, dampak terhadap ekosistem menjadi poin krusial yang tidak boleh terabaikan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, Senin (16/3/2026).

Pembangunan infrastruktur pendukung seperti akses jalan menuju lokasi pengeboran dikhawatirkan dapat memicu fragmentasi habitat, yang jika tidak dikelola dengan hati-hati, berpotensi mengganggu keseimbangan lingkungan di area konservasi.

Guna menekan dampak ekologis, Ali menyarankan penerapan konsep low footprint geothermal development.

Strategi ini mengedepankan pembukaan lahan yang sangat minimal melalui pembangunan yang dilakukan secara bertahap serta pengawasan lingkungan yang ketat dan berkelanjutan. 

Di sisi lain, dirinya juga mengklarifikasi kekhawatiran publik mengenai gempa kecil akibat aktivitas panas bumi atau yang dikenal sebagai induced seismicity

Dia menegaskan bahwa gempa jenis ini biasanya berskala kecil dan tidak merusak, sangat berbeda dengan gempa tektonik alami yang sering memicu kerusakan besar di tanah air.

Meski diskusi berlangsung cukup intens, analis dari Rumah Bersama Urang Cianjur (RBUC), Ridwan Marcell, menekankan bahwa transparansi data ilmiah dan komunikasi terbuka adalah kunci utama. 

Lebih jauh Ridwan berpendapat bahwa karena kerumitan aspek geologi dan sosialnya, dialog semacam ini tidak boleh berhenti di satu pertemuan saja. 

Mengingat waktu diskusi yang terbatas, banyak warga merasa aspirasi mereka terkait sumber air dan pengawasan proyek belum terjawab tuntas, sehingga ruang dialog lebih luas ke depannya menjadi harapan besar bagi masyarakat di sekitar kaki Gunung Gede Pangrango. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Barat, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.