Lebih Dekat dengan Syafia Siti Nuraini, Model Muda Cianjur Penggerak Fashion Lokal
Syafia Siti Nuraini membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk mengukir prestasi yang gemilang.
CIANJUR – Langkah kakinya di atas panggung peragaan busana selalu tampak mantap dan penuh percaya diri. Di usia yang baru menginjak 17 tahun, Syafia Siti Nuraini telah memantapkan posisinya sebagai salah satu talenta muda berbakat di industri modeling.
Gadis cantik kelahiran Tangerang yang kini tinggal di Cianjur ini membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk mengukir prestasi yang gemilang hingga tingkat nasional.
Kemudian anak bungsu dari tiga bersaudara putri dari Bapak Muhammad Nur dan Ibu Rismawanty ini kini tengah menempuh pendidikan sebagai siswi kelas XII di SMK Negeri 1 Cianjur, Jawa Barat.
Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, Fia sapaan akrabnya juga aktif menjalani profesi sebagai freelance model yang kerap menghiasi berbagai panggung kompetisi dan peragaan busana bergengsi.
Melalui akun media sosial Instagram pribadinya @_wh0ofysa Fia sering membagikan rekam jejak aktivitasnya di dunia modeling yang dinamis.
Ketertarikannya pada dunia fashion styling, runway practice, makeup, hingga baking menjadi energi tambahan yang memperkaya kreativitasnya dalam industri kreatif.
Konsistensi Mengukir Prestasi di Dunia Fashion
Perjalanan karier Fia di dunia modeling dihiasi dengan sederet pencapaian yang mengagumkan.
Ia dianugerahi penghargaan sebagai The Best Personality Busana Casual Tingkat Nasional di Jakarta serta Juara 1 Model Kalender 2025 oleh Angel Model Agency.
Salah satu prestasi puncaknya adalah saat ia berhasil menyabet gelar Juara 1 Duta Batik Indonesia Tingkat Nasional di Jakarta, sebuah pencapaian yang menegaskan kapasitasnya bukan sekadar model biasa.
Kiprahnya di wilayah regional juga tidak kalah mentereng dengan memenangkan Juara 1 AFCI Asosiasi Fesyen Cianjur 2025 di Pendopo Cianjur dan masuk dalam jajaran Top Five Duta Batik 2025 oleh Dahlia Batik Genturan di lokasi yang sama.
Kepercayaan tinggi dari dunia industri juga membawanya didapuk sebagai Brand Ambassador Dahlia Batik Genturan. Lalu Fia pun sukses meraih Juara 1 Ramadan Runway di Living Plaza Cianjur tahun 2026.
Kemampuan catwalk Fia yang mumpuni dibuktikan lewat penghargaan The Best Catwalk Halloween Contest 2025 di Correeatery Cianjur dan Terbaik 2 Performance Fashion Show dalam acara SMAKZIE FAIR 2025.
Tidak hanya itu, pesonanya di depan kamera membuahkan gelar The Best Fotogenic Model Search 2026 serta The Best Costume Model Search 2026 oleh IB Luxury Parfume di D'botanica Bandung.
Dalam hal ini lebih lanjut pengalaman kompetisinya semakin lengkap dengan kemenangan sebagai Juara 1 lomba busana muslim di Ciplaz Cipanas Cianjur.
"Alhamdulillah reputasi ini membuat saya kerap diundang sebagai bintang tamu, salah satunya di Yogya Cianjur dan Grand Aston Puncak," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, pada Minggu (21/6/2026).
Bahkan, ia juga telah dipercaya untuk memegang tanggung jawab yang lebih besar sebagai Juri Fashion di BPK Penabur Cianjur, sebuah bukti pengakuan atas kompetensi dan pemahamannya di dunia mode.
Membawa Karya Lokal ke Panggung Dunia
Bagi Fia, industri fashion saat ini berkembang dengan sangat pesat dan dinamis. Kondisi tersebut dipandangnya sebagai sebuah peluang besar bagi seorang model muda untuk terus belajar dan memperluas jaringan dengan para desainer, fotografer, serta pelaku industri kreatif lainnya.
"Panggung runway bagi saya adalah wadah utama untuk menyalurkan bakat dan mengekspresikan diri secara positif," katanya dengan penuh semangat sembari tersenyum manis.
Namun, ia tidak menampik bahwa jalan yang dilaluinya penuh dengan tantangan yang tidak mudah. Dia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar adalah bagaimana cara menjaga konsistensi, profesionalitas, fisik yang prima, dan mental yang kuat di tengah persaingan yang ketat.
"Di samping itu, saya tentunya harus bisa membagi waktu antara fokus ke pendidikan dan karier modeling juga menuntut manajemen waktu yang sangat baik," tuturnya menjelaskan.
Melalui bidang yang ditekuninya ini, Fia memiliki sebuah visi yang besar. Ia berharap kehadirannya di dunia modeling tidak hanya dikenal secara visual semata, melainkan juga mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.
"Harapan saya ke depannya melalui bidang modeling ini, saya tidak hanya dikenal secara visual, tetapi juga bisa membawa dampak positif," ucap Fia dengan nada penuh optimis.
Ia menambahkan bahwa dirinya sangat berharap kegiatan ini bisa menjadi platform yang efektif untuk memperkenalkan karya-karya lokal agar lebih dikenal luas, sekaligus mendukung perkembangan industri fashion tanah air agar semakin maju dan mampu bersaing di kancah internasional.
Pondasi Dukungan dan Pesan untuk Generasi Muda
Keberhasilan Fia dalam menyeimbangkan dunia akademik dan karier profesional tentu tidak lepas dari ekosistem pendukung di sekitarnya.
Dukungan penuh dari orang tua diakuinya sebagai pondasi terbesar dalam meniti karier di dunia modeling sejak awal.
"Orang tua saya selalu memberikan restu, memotivasi, bahkan sering meluangkan waktu untuk mendampingi di berbagai kompetisi yang diikuti selama ini," sambung Fia.
Selain itu, ia juga sangat bersyukur atas dukungan dari teman-teman, agensi atau mentor Kaka Muls, Kaka Nabila, Abang Aco, Coach Angel, Owner Dahlia Batik Genturan Ibu Eliana Tresnawati, dan Kabid Disbudpar Cianjur Ibu Tita Rosilawati.
Menurutnya, peran sekolah juga sangat berarti terutama dalam memberikan ruang dan dispensasi positif agar ia bisa terus mengukir prestasi tanpa harus mengabaikan kewajiban akademiknya sebagai siswi tingkat akhir.
"Semua dukungan inilah yang menjadi energi terbesar bagi saya untuk selalu menampilkan performa terbaik setiap kali melangkah di atas runway," imbuhnya memberikan motivasi.
Sebagai representasi generasi muda yang produktif, Fia juga menaruh perhatian besar pada potensi yang dimiliki oleh rekan-rekan sebayanya. Ia ingin agar pencapaiannya bisa menjadi pemantik semangat bagi anak muda lain untuk berani melangkah.
Secara khusus dirinya berpesan jika seseorang memiliki ketertarikan di bidang fashion, modeling, atau bidang apa pun, hal tersebut harus ditekuni dengan kerja keras, kedisiplinan, dan rasa percaya diri yang kuat.
"Untuk teman-teman generasi muda, jangan takut untuk bermimpi dan menggali potensi diri sejak dini. Saya juga mengajak untuk memanfaatkan masa muda dengan mengukir prestasi yang positif, terus berkarya, dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

