Siap Sambut Libur Lebaran, Masuk ke Pantai Santolo Garut Kini Tak Lagi Gratis
Retribusi Pantai Santolo Garut kembali diberlakukan usai evaluasi. Pengelolaan libatkan tokoh masyarakat dan Karang Taruna, dengan tarif mulai Rp10.000 dewasa.
GARUT – Setelah sempat "digratiskan" selama beberapa bulan demi evaluasi besar-besaran, destinasi ikonik di selatan Garut, Pantai Santolo, kini resmi kembali memberlakukan retribusi tiket masuk. Terhitung mulai Selasa (10/3/2026) siang tepat pukul 11.20 WIB, para pelancong kembali diwajibkan mengantongi tiket resmi sebelum menikmati deburan ombak Santolo.
Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Garut memilih menghentikan sementara penarikan retribusi sejak libur akhir tahun 2025. Langkah drastis itu diambil sebagai respons atas insiden kekerasan yang sempat terjadi, sekaligus menjadi masa "cooling down" untuk membenahi sistem pelayanan agar wisatawan merasa lebih aman dan nyaman.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menegaskan bahwa pembukaan kembali gerbang retribusi ini merupakan hasil kesepakatan kolektif.
"Jadi (diberlakukan retribusi), sudah tadi jam 11.20 WIB. Kita sudah koordinasi dengan beberapa satuan di sana, termasuk dengan tokoh masyarakat, desa, hingga Forkopimcam," ujar Beni di Garut, Selasa.
Ada yang berbeda dalam pengelolaan kali ini. Meski komando utama tetap berada di bawah Disparbud Garut, pemerintah kini lebih merangkul kearifan lokal. Masyarakat setempat, tokoh daerah, hingga pemuda Karang Taruna dilibatkan langsung dalam sistem pengelolaan di lapangan.
"Masih kita kelola oleh pemerintah daerah, cuma mungkin kita lebih melibatkan tokoh masyarakat dan masyarakat yang ada di sana, termasuk karang taruna," tambah Beni.
Tak hanya urusan teknis di lapangan, koordinasi lintas instansi juga diperketat, mengingat sebagian aset di kawasan tersebut merupakan milik TNI AU. Beni menjelaskan bahwa proses komunikasi dengan pihak AURI menjadi salah satu fokus utama sebelum pintu masuk kembali dibuka secara resmi.
"Sesungguhnya kan aset yang ada di sana itu aset AURI, nah makanya kemarin kita butuh waktu, kita melakukan komunikasi dengan pihak AURI dan pihak-pihak yang memang mempunyai aset di sana," jelasnya.
Momentum ini juga dipersiapkan sebagai ancang-ancang menyambut lonjakan wisatawan pada musim libur Idul Fitri mendatang. Mengingat Pantai Santolo adalah salah satu primadona penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Garut, perbaikan sistem ini diharapkan bisa memaksimalkan potensi tersebut tanpa mengorbankan kenyamanan pengunjung.
Bagi Anda yang berencana berkunjung, tarif yang diberlakukan masih cukup terjangkau. Di hari biasa (weekday), pengunjung dewasa dikenakan tarif Rp10.000 dan anak-anak Rp5.000. Sementara pada hari libur (weekend/tanggal merah), tarif menyesuaikan menjadi Rp15.000 untuk dewasa dan Rp10.000 bagi anak-anak.
Dengan wajah baru dan pengelolaan yang lebih inklusif, Pantai Santolo siap kembali menyambut para pemburu senja dengan suasana yang lebih kondusif.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



