TIMES JABAR, CIANJUR – Peristiwa kebakaran hebat melanda gedung permanen berlantai dua milik Toko Serba Ada Sanya yang berlokasi di Jalan Dr Muwardi, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.
Insiden yang terjadi ini sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian. Upaya pemadaman dilakukan secara masif oleh tim gabungan guna mencegah api merambat ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.
Hingga Minggu 25 Januari 2026 personel Damkar Cianjur masih tetap bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan demi memastikan tidak ada sisa bara api yang tersembunyi di bawah reruntuhan material.
Salah satu staff pemeriksa peralatan Damkar Cianjur, Agus Supriadi, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau beberapa titik kepulan asap yang berasal dari tumpukan barang di dalam gedung.
"Kami optimis penanganan tuntas hari ini dengan tambahan tiga tangki air agar kondisi benar-benar aman," ungkap Agus dalam keterangan tertulis dikutip TIMES Indonesia dari Instagram @pemkabcjr
Sementara Kapolres Cianjur AKBP Dr Akhmad Alexander Yurikho Hadi menjelaskan bahwa titik api diduga kuat berasal dari area mesin genset. Percikan api muncul sesaat setelah terjadi gangguan pemadaman aliran listrik di wilayah tersebut.
"Begitu menerima laporan, saat itu juga petugas gabungan langsung bergerak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus membantu proses evakuasi barang dagangan milik pemilik toko," ujarnya.
Proses pemadaman melibatkan kekuatan penuh dengan mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Cianjur serta satu unit water cannon dari jajaran Polres Cianjur sebagai bantuan tambahan.
Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah tepat pada sore hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai angka Rp1,5 miliar.
Hal senada dilakukan oleh Dinas Perhubungan bersama Sat Lantas Polres Cianjur turut berperan aktif dalam mengatur arus lalu lintas di sekitar area kejadian.
Selain menjaga kelancaran jalan, mereka juga memberikan dukungan teknis berupa penggunaan alat berat crane untuk membantu petugas Damkar menjangkau titik tersulit di gedung tersebut. (*)
| Pewarta | : Wandi Ruswannur |
| Editor | : Ronny Wicaksono |