TIMES JABAR, TASIKMALAYA – Sekitar seribu rider dari berbagai komunitas motor di wilayah Priangan Timur berkumpul di Kota Tasikmalaya untuk mengikuti gelaran akbar bertajuk Merdeka Ride.
Kegiatan yang digelar di kawasan Mall Transmart Jalan Ir. H. Djuanda pada Sabtu (30/8/2025) ini menjadi momentum kebersamaan komunitas otomotif sekaligus bentuk penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan dan pejuang lingkungan.
Acara ini diinisiasi oleh Komunitas Rider Tasik, yang memang kerap menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan solidaritas antar-komunitas.
Ribuan peserta hadir lengkap dengan sepeda motor dan atribut khas rider berupa jaket komunitas, memenuhi kawasan sekitar Transmart sehingga menjadi pemandangan menarik bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.
Dalam gelaran Merdeka Ride kali ini, panitia memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan maupun menjaga kelestarian lingkungan.
Belasan Motor Gede (Moge) berderet saat mengikuti acara Merdeka Ride di kawasan Mall Transmart Jalan Ir. H. Djuanda pada Sabtu (30/8/2025) (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
Beberapa tokoh yang menerima penghargaan di antaranya Kapten Purn. H. Udin Wahyudin, dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), mewakili para pejuang kemerdekaan, Harniwan Obech, Presiden Republik Aer, yang dikenal konsisten sebagai pejuang konservasi lingkungan khususnya di Sungai Ciwulan, Tasikmalaya dan Chandra, dari komunitas Kalangsari Pride, yang turut aktif dalam gerakan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Kapten Purn. Udin Wahyudin mengingatkan generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
“Saya berpesan kepada generasi muda, kalau dulu pahlawan berkorban dengan meneteskan darah untuk memperjuangkan kemerdekaan, maka hari ini jagalah kemerdekaan ini. Apalagi saat ini kondisi sosial politik tentang DPR sedang tidak baik-baik saja,” ungkapnya saat menerima penghargaan di panggung utama Merdeka Rider.
Sementara itu, Harniwan Obech selaku Presiden Republik Aer menyampaikan apresiasi kepada komunitas motor Priangan Timur atas kepedulian mereka terhadap isu lingkungan.
Ia menegaskan bahwa meski Indonesia sudah merdeka selama 80 tahun, namun alam semesta—terutama sungai belum sepenuhnya merdeka dari kerusakan.
“Saya apresiasi kegiatan ini karena merupakan bentuk kampanye lingkungan. Kelestarian alam adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita selamatkan Sungai Ciwulan yang belum merdeka, karena dalam aliran sungai Ciwulan masih terkandung 54 partikel mikroplastik dalam setiap 100 liter air,” ujarnya.
Sejumlah peserta saat mengantre membeli produk UMKM di acara Merdeka Ride di kawasan Mall Transmart Jalan Ir. H. Djuanda pada Sabtu (30/8/2025) (FOTO: Dok. Merdeka Ride/TIMES Indonesia)
Harniwan yang akrab disapa Mang Obech berharap gelaran Merdeka Rider dapat menjadi gerakan bersama untuk menjaga sungai-sungai di Indonesia, khususnya yang ada di Tasikmalaya.
Tasikmalaya sendiri menurut Mang Obech memang dikenal sebagai salah satu kota yang memiliki basis komunitas otomotif cukup kuat di wilayah Jawa Barat, khususnya Priangan Timur.
"Kehadiran sekitar seribu rider dari berbagai daerah menjadi bukti nyata bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah edukasi sosial dan lingkungan," terangnya.
Gelaran ini juga memberi dampak positif bagi sektor ekonomi lokal, khususnya para pelaku UMKM, karena kawasan sekitar Transmart dipadati ribuan peserta dan pengunjung.
Inisiatif dari Komunitas Rider Tasikmalaya ini dinilai berhasil memadukan semangat kebangsaan dengan kepedulian lingkungan. Melalui acara tersebut, rider tidak hanya dipandang sebagai komunitas hobi otomotif, melainkan juga sebagai agen perubahan sosial yang bisa memberikan kontribusi nyata.
Dengan mengusung tema Merdeka Ride, acara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya soal bebas dari penjajahan, tetapi juga tentang menjaga kelestarian bumi untuk generasi mendatang. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Ribuan Rider Priangan Timur Padati Kota Tasikmalaya, Hadiri Merdeka Ride untuk Pahlawan dan Lingkungan
Pewarta | : Harniwan Obech |
Editor | : Faizal R Arief |