https://jabar.times.co.id/
Berita

Fastpay Dorong Mini ATM Berbasis Agen Jadi Akses Keuangan Baru di 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:12
Fastpay Dorong Mini ATM Berbasis Agen Jadi Akses Keuangan Baru di 2026 Fastpay menjadi salah satu pelaku yang mendorong pengembangan ekosistem aplikasi mini ATM 2026 melalui pendekatan keagenan digital. (FOTO: Fastpay for TIMES Indonesia)

TIMES JABAR, JAKARTA – Keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal masih dirasakan di berbagai wilayah Indonesia, terutama kawasan pinggiran dan pedesaan. Jarak tempuh menuju kantor bank, minimnya ketersediaan mesin ATM, hingga antrean panjang membuat masyarakat tetap mengandalkan layanan transaksi keuangan yang lebih dekat dengan aktivitas harian mereka.

Memasuki 2026, kondisi tersebut mendorong munculnya aplikasi mini ATM berbasis agen sebagai solusi untuk memperluas jangkauan layanan keuangan. Model ini menghadirkan layanan tarik dan setor tunai melalui agen lokal tanpa harus bergantung pada infrastruktur perbankan konvensional.

“Layanan keuangan berbasis agen tidak dimaksudkan untuk menggantikan bank, tetapi menjadi pelengkap dalam memperluas akses layanan,” ujar Aditiya Sulistiawan, Manager Fastpay, dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran aplikasi mini ATM dirancang untuk mendekatkan layanan transaksi tunai kepada masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal. Dari sisi agen, penyediaan layanan juga dibuat lebih sederhana dengan dukungan perangkat seperti EDC Android dan EDC Saku, tanpa proses yang rumit.

Secara konsep, mini ATM berbasis agen berfungsi sebagai penghubung antara sistem keuangan formal dan kebutuhan transaksi masyarakat sehari-hari. Melalui warung dan konter di lingkungan sekitar, masyarakat dapat melakukan tarik dan setor tunai tanpa perlu mendatangi kantor bank atau mesin ATM konvensional. Skema ini dinilai relevan karena menawarkan kemudahan, kecepatan, serta akses yang lebih dekat.

Fastpay menjadi salah satu pihak yang mendorong pengembangan ekosistem mini ATM 2026 melalui pendekatan keagenan digital. Berbeda dari ATM fisik, layanan ini menempatkan pelaku usaha lokal sebagai perpanjangan layanan perbankan di tingkat komunitas. Agen tidak hanya melayani transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari rantai distribusi layanan keuangan, termasuk transfer, setor, dan tarik tunai melalui aplikasi maupun perangkat EDC Fastpay.

Mini ATM Dorong Penguatan Usaha Mikro

Perkembangan mini ATM berbasis agen turut membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro. Warung dan konter yang sebelumnya hanya melayani kebutuhan dasar kini dapat bertransformasi menjadi pusat layanan keuangan. Selain membuka peluang pendapatan baru, peran agen sebagai simpul aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar pun semakin menguat.

Bagi masyarakat, keberadaan mini ATM 2026 mengurangi ketergantungan pada perjalanan jauh ke pusat kota atau kantor bank. Akses ke layanan keuangan menjadi lebih inklusif, terutama bagi kelompok yang masih terbatas dari sisi infrastruktur perbankan. Pendekatan ini sejalan dengan upaya nasional dalam memperluas inklusi keuangan melalui keterlibatan agen berbasis komunitas.

“Ke depan, layanan mini ATM berbasis agen diproyeksikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan transaksi keuangan yang fleksibel dan terjangkau. Fastpay berkomitmen memperkuat peran agen melalui pengembangan sistem, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor, dengan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan layanan,” tambah Aditiya.

Ia berharap, perluasan layanan tarik dan setor tunai melalui agen lokal dapat menjadikan mini ATM 2026 sebagai bagian dari transformasi layanan keuangan nasional. Model ini diyakini mampu memperkuat ekonomi masyarakat, mendorong inklusi keuangan, serta membangun ekosistem layanan keuangan yang lebih merata dan berkelanjutan. (*)

Pewarta : Hendarmono Al Sidarto
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.