Ekonomi

Progres Migrasi TikTok Shop ke Tokopedia Mencapai 75 Persen

Sabtu, 02 Maret 2024 - 07:10
Progres Migrasi TikTok Shop ke Tokopedia Mencapai 75 Persen Migrasi TikTok Shop ke Tokopedia (FOTO: nasional.kontan.co.id)

TIMES JABAR, JAKARTA – Proses migrasi TikTok Shop ke Tokopedia terus berlangsung dengan progres mencapai 75%, menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Isy Karim. Hal ini menandakan langkah besar dalam mematuhi aturan yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023.

Permendag Nomor 31 Tahun 2023, yang mencakup berbagai aspek terkait perdagangan elektronik, mempunyai ketentuan yang ketat untuk melindungi konsumen dan menegakkan keadilan dalam perdagangan online. Aturan tersebut, antara lain, mengatur tentang perdagangan luar negeri, pemisahan media sosial dengan social commerce, dan pedagang luar negeri yang menjual barang di Indonesia melalui e-commerce.

Isy Karim menjelaskan bahwa proses migrasi ini telah memenuhi sebagian besar persyaratan yang ditetapkan dalam Permendag Nomor 31 Tahun 2023. "Pemenuhan terhadap Permendag Nomor 31 Tahun 2023 secara umum sudah hampir keseluruhan parameter ketentuan yang dipersyaratkan," ujarnya.

Salah satu aspek yang diperhatikan adalah proses pembayaran. Secara umum, transaksi dilakukan melalui Tokopedia, yang memastikan konsistensi dan keamanan dalam pembayaran. Selain itu, back-end dari seluruh aktivitas "Shop | Tokopedia" juga telah dialihkan sepenuhnya ke domain Tokopedia. Isy menekankan bahwa proses ini tidak hanya menjamin kepatuhan terhadap peraturan, tetapi juga memberikan keuntungan bagi konsumen dan penjual.

Pantauan ketat terhadap proses migrasi ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Moga Simatupang. Dia menegaskan bahwa Kemendag akan terus memantau proses migrasi untuk memastikan kedua aplikasi memenuhi standar yang ditetapkan oleh Permendag Nomor 31 Tahun 2023. "Kemendag akan pantau terus secara intens sampai proses kemitraan antara Tokopedia dan TikTok 100 persen sesuai dengan Permendag nomor 31," ujarnya.

Selain itu, proses migrasi ini juga memperoleh komitmen dari pihak Tokopedia. Aditia Nelwan, Head of Communications Tokopedia, menyatakan bahwa transisi ini akan dilakukan dengan sebaik mungkin agar tidak memberikan dampak yang merugikan bagi konsumen. "Transaksi yang terjadi di TikTok akan sepenuhnya terjadi di sistem backend Tokopedia, walaupun pengguna merasa tidak ada perpindahan. Tapi, memang itu tujuannya agar orang tetap nyaman untuk belanja," jelasnya.

Meskipun proses migrasi telah mencapai 75%, Kemendag tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa proses migrasi ini berjalan lancar dan memenuhi standar yang ditetapkan. Dengan demikian, ini akan membantu menciptakan ekosistem perdagangan elektronik yang lebih aman dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.