Kopi TIMES

Suku Baduy: Menikmati Keunikan dan Kedamaian

Sabtu, 02 Maret 2024 - 02:31
Suku Baduy: Menikmati Keunikan dan Kedamaian Maghfira Izzani M, Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media SV IPB

TIMES JABAR, BOGORMENELUSURI keindahan alam Indonesia seringkali membawa kita pada pengalaman yang mendalam, terutama ketika kita berinteraksi dengan budaya dan tradisi lokal yang unik. Salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman seperti itu adalah Suku Baduy di wilayah Banten. Melalui perjalanan ke Baduy, saya berhasil merasakan betapa pentingnya menjaga keberagaman budaya Indonesia.

Suku Baduy bukan sekadar komunitas adat yang tersembunyi di tengah hutan, tetapi juga penjaga tradisi turun-temurun yang kental. Mereka menunjukkan kepada kita bahwa modernitas tidak selalu menjadi ukuran keberhasilan, dan bahwa nilai-nilai tradisional memiliki tempat yang penting dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Perjalanan ke Baduy bukanlah tentang mencapai tujuan akhir semata, tetapi lebih kepada perjalanan rohani dan budaya yang mendalam. Dari hiruk pikuk kota hingga kehijauan pedesaan, setiap langkah membawa kita pada pemahaman yang lebih dalam tentang kehidupan dan nilai-nilai yang mereka anut.

Saat menjelajahi tempat-tempat seperti Baduy, kita diingatkan akan keindahan sederhana yang sering kali terlupakan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan untuk merasakan kedamaian dan keindahan alam tanpa gangguan modernitas memberikan kesempatan bagi kita untuk bersantai, merenung, dan menghargai kehidupan yang sederhana.

Sebagai seorang pecinta solo traveling yang senang menjelajahi tempat-tempat menarik di Indonesia, penulis telah menyambangi wisata Baduy, sebuah komunitas adat yang tersembunyi di tengah hutan Kabupaten Lebak, Banten. Pengalaman di Baduy memberikan nuansa yang berbeda dari tempat wisata lainnya, karena di sini, penulis dapat menyaksikan langsung bagaimana masyarakat Baduy menjaga tradisi dan budaya mereka dengan teguh.

Meskipun perjalanan menuju Baduy membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup, keindahan dan keseruan yang ditemui sepanjang perjalanan menjadikannya sebagai pengalaman yang tak terlupakan. Dengan memulai perjalanan dari stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, penulis menggunakan berbagai moda transportasi umum, termasuk kereta Commuterline, untuk mencapai tujuan akhirnya, stasiun Rangkas Bitung.

Selama perjalanan yang memakan waktu sekitar 3 jam, penulis tidak merasa bosan, karena disuguhi dengan pemandangan indah dari dalam kereta. Dari hiruk pikuk kota besar hingga pedesaan yang hijau, perubahan suasana sepanjang perjalanan membuat penulis merasa senang dan bersyukur.

Dalam perjalanan, penulis tidak mengalami kesulitan berarti, berkat bantuan petugas Commuterline yang ramah dan papan petunjuk yang jelas di setiap stasiun. Selain itu, biaya transportasi yang terjangkau juga menjadi nilai tambah, dengan hanya membayar 10.000 rupiah untuk seluruh perjalanan.

Dari stasiun Rangkas Bitung, perjalanan dilanjutkan ke terminal Ciboleger sebelum melakukan trekking menuju pemukiman Baduy Luar. Dengan menggunakan layanan open trip dari Wisuba, penulis dapat menikmati perjalanan yang teratur dan berkesan, sambil berkenalan dengan teman-teman baru dari berbagai daerah.

Meskipun akses menuju Ciboleger sulit dijangkau dengan transportasi umum, keindahan alam yang disajikan sepanjang perjalanan membuatnya menjadi pengalaman yang memuaskan. Dari pepohonan hijau hingga bukit-bukit yang menjulang tinggi, setiap sudut perjalanan memberikan kesegaran dan kedamaian yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

Meskipun perjalanan panjang dan melelahkan, setiap langkah menuju Baduy terbayar dengan pemandangan indah dan pertemuan berharga dengan teman-teman baru. Penulis berharap dapat kembali ke Baduy untuk menjelajah lebih dalam dan memperdalam persahabatan yang terjalin selama perjalanan tersebut. 

Dengan demikian, pengalaman di Baduy tidak hanya meninggalkan kesan yang mendalam, tetapi juga menginspirasi untuk lebih menghargai dan menjaga keberagaman budaya Indonesia.

***

*) Oleh : Maghfira Izzani M, Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media SV IPB.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

 

_____
*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: [email protected]

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

*) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Pewarta : Hainorrahman
Editor : Hainorrahman
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.