Kunjungan Tim Wasev TMMD di Majalengka, Bupati Soroti Dampak Ekonomi Desa
MAJALENGKA – Derap pembangunan desa kembali bergema di wilayah timur Kabupaten Majalengka. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat pedesaan.
Hal itu terlihat saat Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) PJO TMMD melakukan kunjungan kerja ke lokasi TMMD di wilayah Majalengka, Kamis (5/3/2026), yang dipusatkan di Balai Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Majalengka.
Kunjungan tersebut dipimpin Brigjen TNI Valian Wicaksono Magdi yang didampingi Letkol Inf Edeng dan Kapten Arh Topan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Dandim 0617 Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu bersama Bupati Majalengka H. Eman Suherman, serta jajaran pejabat daerah dan unsur Forkopimcam Sindangwangi.
Di hadapan rombongan Tim Wasev, Kepala Desa Sindangwangi Dadan Armadani menggambarkan bagaimana program TMMD mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat.

Warga dari berbagai RT setiap hari turun langsung membantu pekerjaan pembangunan bersama Satgas TMMD.
Ia menuturkan, Desa Sindangwangi memiliki 23 RT dan setiap harinya sekitar 30 hingga 40 warga ikut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan.
Bahkan saat perbaikan jalan menuju pemakaman umum sepanjang sekitar 100 meter, pekerjaan yang diperkirakan selesai dalam satu hari justru dapat diselesaikan lebih cepat berkat kekompakan warga.
Sorotan utama dalam kegiatan tersebut datang dari pernyataan Bupati Majalengka H. Eman Suherman yang menegaskan pentingnya program TMMD dalam mendukung pengembangan wilayah serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui TMMD sejalan dengan rencana pengembangan kawasan wisata yang telah dirintis Pemerintah Kabupaten Majalengka sejak tahun 2019, khususnya di kawasan Ciboer, Desa Bantaragung.
"Dengan adanya pembangunan akses jalan melalui TMMD ini, diharapkan dapat membuka konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa," ujar Eman Suherman.
Ia menambahkan, pembangunan akses jalan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang baru bagi sektor pariwisata dan usaha masyarakat di wilayah pedesaan.
Sementara itu, Dandim 0617 Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu memaparkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Sindangwangi mencakup berbagai sasaran.
Sasaran itu, baik pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan maupun kegiatan nonfisik yang menyasar peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Valian Wicaksono Magdi menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari proses pengawasan dan evaluasi terhadap seluruh tahapan pelaksanaan TMMD, mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan hingga pengakhiran program.
Menurutnya, pengawasan ini penting untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai dengan rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan pengawasan dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan TMMD dapat berjalan optimal, efektif, dan efisien sehingga seluruh sasaran pembangunan dapat tercapai sesuai target," ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Rangkaian kegiatan kunjungan Tim Wasev kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako kepada masyarakat Desa Sindangwangi serta peninjauan langsung sejumlah titik pembangunan fisik yang tengah dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.
Melalui kunjungan ini, diharapkan seluruh pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Kodim 0617 Majalengka dapat berjalan optimal dan tepat sasaran, sekaligus membawa dampak nyata bagi pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Sindangwangi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




