TIMES JABAR, BANJAR – Mobil armada Pemadam Kebakaran (damkar) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Banjar mengalami kecelakaan, Senin (26/1/2026) petang.
Truk ini terperosok ke dalam parit di tanjakan Kebon Gedang Desa Binangun Kecamatan Pataruman saat sedang bertugas membersihkan jalan yang tertutup lumpur sekira pukul 15.00 WIB.
Kepala BPBD Kota Banjar, Ruhimat, menjelaskan kronologinya. Mobil pemadam tersebut tidak kuat menanjak saat melewati tanjakan yang cukup curam. Mesin mobil menjadi sangat panas dan sampai mengeluarkan asap.
"Tim di lapangan kemudian mencoba memundurkan mobil untuk mendinginkan mesinnya. Namun, saat mundur, mobil tua tersebut malah masuk dan terperosok ke dalam parit," jelasnya, Selasa (27/1/2026).
Menurut Ruhimat, truk pemadam ini memang sudah tua dan berkarat. Diduga faktor usia kendaraan inilah yang menyebabkan mobil tidak kuat menanjak dan mesinnya cepat panas.
"Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya ada sopir dan beberapa petugas yang mengalami luka lecet ringan," unkapnya
Proses evakuasi mobil terbilang sulit karena berada di lokasi tanjakan yang curam, sehingga harus menggunakan mobil derek. Mobil baru berhasil ditarik dan keluar dari lokasi kecelakaan sekitar pukul 19.00 WIB.
Ruhimat berharap kejadian ini menjadi perhatian serius. Ia meminta Pemerintah Kota Banjar agar lebih memperhatikan dan segera mengalokasikam anggaran untuk pengadaan kendaraan darurat baru yang layak dan siap pakai dalam menghadapi situasi kedaruratan. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Mobil Damkar BPBD Kota Banjar Masuk Parit, Begini Penyebabnya
| Pewarta | : Sussie |
| Editor | : Ronny Wicaksono |