TIMES JABAR, CIANJUR – Dewan Koperasi Indonesia Daerah atau Dekopinda Kabupaten Cianjur sukses menggelar Musyawarah Daerah Tahun 2026 di Gedung DPRD Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Forum tertinggi organisasi ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kinerja pengurus lama, tetapi juga menjadi titik awal penentuan arah kebijakan strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.
Pelaksanaan musyawarah ini dianggap sangat krusial mengingat gerakan koperasi saat ini sedang berupaya bangkit dari dinamika internal serta transformasi ekonomi nasional.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, menekankan bahwa ada empat pilar utama yang harus menjadi fondasi koperasi hingga tahun 2030 mendatang.
Ia menjelaskan bahwa koperasi saat ini dituntut untuk lebih profesional melalui digitalisasi sistem manajemen guna meningkatkan transparansi bagi para anggota.
"Selain itu keterlibatan generasi muda seperti Gen Z dan Gen Alpha menjadi harga mati agar organisasi tetap inovatif dan berkelanjutan di masa depan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, Selasa (3/2/2026).
Dalam momen penyampaiannya, Ketua Dekopinda Cianjur periode 2021-2026, Hugo Siswaya, mengakui bahwa perjalanan organisasi pada masa jabatannya cukup berliku.
Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa pandemi Covid-19, bencana alam, hingga isu dualisme kepemimpinan di tingkat pusat sangat memengaruhi efektivitas koordinasi program di daerah.
Meskipun menghadapi kendala objektif yang cukup berat, pihaknya tetap berupaya menjalankan roda organisasi semaksimal mungkin sesuai dengan kesepakatan rapat kerja sebelumnya.
Hasil akhir dari Musda kali ini menetapkan Herlan Firmanah sebagai Ketua Dekopinda Kabupaten Cianjur terpilih yang baru. Herlan menyampaikan bahwa fokus utamanya ke depan adalah melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh demi mengakhiri dampak dualisme masa lalu.
"Bahwa musyawarah tahun ini merupakan wujud rekonsiliasi yang sah, sehingga legitimasi kepengurusan baru ini bersifat final dan wajib didukung oleh seluruh elemen gerakan koperasi," tuturnya menjabarkan.
Hal senada Kepala Diskoperindagin Kabupaten Cianjur, Dedi Supriadi, saat menutup acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap kelancaran proses demokrasi di tubuh Dekopinda.
Lebih jauh Dedi berharap banyak kepengurusan baru mampu mengawal program strategis nasional, termasuk penguatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung penuh langkah edukasi, fasilitasi, serta advokasi agar koperasi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Cianjur. (*)
| Pewarta | : Wandi Ruswannur |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |