https://jabar.times.co.id/
Berita

Gerakan Gentengnisasi Indonesia: Dari Visi Presiden hingga Aksi Nyata Majalengka

Selasa, 03 Februari 2026 - 08:14
Gerakan Gentengnisasi Indonesia: Dari Visi Presiden hingga Aksi Nyata Majalengka Pabrik genteng Jatiwangi, Majalengka. (FOTO: istimewa)

TIMES JABAR, MAJALENGKA – Di tengah geliat pembangunan nasional, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggulirkan gagasan besar: seluruh atap rumah di Indonesia diharapkan kembali menggunakan genteng. Gagasan ini bukan sekadar pilihan material bangunan, melainkan sebuah gerakan nasional yang dikenal sebagai proyek gentengnisasi, upaya menghidupkan kembali industri genteng rakyat di seluruh penjuru negeri.

Sejalan dengan visi tersebut, langkah konkret lebih dulu ditunjukkan dari daerah. Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, mengambil kebijakan tegas dengan mewajibkan setiap pembangunan yang dibiayai anggaran pemerintah daerah untuk menggunakan genteng produksi lokal Majalengka.

"Genteng dari luar daerah tidak diperkenankan. Kebijakan ini menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah Kabupaten Majalengka, dalam membela dan membeli produk masyarakatnya sendiri," ujar Eman Suherman, Selasa (3/2/2026)

Seperti diketahui, bahwa Majalengka, Jawa Barat, sejak lama dikenal memiliki dua ikon yang melekat kuat dalam ingatan publik: kecap dan genteng Jatiwangi. Dari dua identitas itu, genteng Jatiwangi bukan sekadar produk bangunan, melainkan simbol warisan budaya, keterampilan turun-temurun, dan denyut ekonomi rakyat.

Melalui kebijakan ini, Bupati Majalengka, H Eman Suherman menegaskan bahwa membangun daerah harus dimulai dari mengangkat potensi sendiri. Jatiwangi, sebuah kecamatan di Kabupaten Majalengka, telah puluhan tahun menjadi sentra kerajinan genteng.

Kualitasnya dikenal kuat, tahan lama, dan menyatu dengan karakter rumah-rumah tradisional Nusantara. Namun, perubahan zaman membawa tantangan besar bagi industri ini. Masuknya material modern, seperti atap ringan dan cor beton, perlahan menggeser posisi genteng tanah liat di pasar konstruksi.

Hal ini membuat kegelisahan banyak pengrajin yang berjuang mempertahankan usaha warisan keluarga mereka. Para pengusaha genteng Jatiwangi kini harus bersaing dengan produk modern yang diproduksi massal, lebih praktis, dan didukung teknologi industri besar.

Di balik tantangan tersebut, kini genteng Jatiwangi masih memiliki peluang besar untuk bertahan dan bangkit. Dukungan kebijakan nasional dari Presiden, diperkuat oleh aksi nyata pemerintah daerah seperti di Majalengka, menjadi harapan baru bagi kebangkitan industri genteng rakyat.

Kolaborasi antara pemerintah, pengrajin, dan masyarakat menjadi kunci agar genteng Jatiwangi tidak hanya bertahan sebagai produk bangunan, tetapi juga hidup sebagai warisan budaya yang bernilai.

Membela dan membeli produk sendiri bukan sekadar slogan. Dari Jatiwangi, semangat itu digaungkan untuk Indonesia. Mari sukseskan gentengnisasi Indonesia dengan menggunakan genteng karya anak bangsa-genteng dari Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. (*)

Pewarta : Jaja Sumarja
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.