TIMES JABAR, TASIKMALAYA – Tonggak baru kepemimpinan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Tasikmalaya resmi dimulai.
Melalui proses aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar khidmat di Aula Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS), Agung Firmansyah, SE dinobatkan sebagai Ketua Pimpinan Daerah (Pimda) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Tasikmalaya masa bakti 2026–2031.
Proses pemilihan berlangsung penuh suasana kekeluargaan dan persatuan. Seluruh peserta Musda secara bulat menyatakan dukungan kepada Agung Firmansyah untuk menakhodai organisasi pencak silat yang menjadi kebanggaan Persyarikatan Muhammadiyah tersebut di tingkat daerah.
Musda Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Tasikmalaya diikuti oleh 10 Pimpinan Cabang (Pimcab), masing-masing mengirimkan tiga orang utusan, serta perwakilan unit latihan yang tersebar di seluruh Kota Tasikmalaya.
Sejumlah peserta saat mengikuti Musda Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Tasikmalaya di Aula Umtas. (FOTO: Harniwan Obech oo/TIMES Indonesia)
Unit latihan tersebut mencakup sekolah, pesantren, dan perguruan tinggi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta sekolah negeri dan swasta di luar Muhammadiyah.
Dukungan penuh tanpa perbedaan pandangan menjadikan pemilihan ketua dilakukan secara aklamasi, sebuah mekanisme yang mencerminkan kepercayaan, soliditas, dan persatuan kader Tapak Suci se-Kota Tasikmalaya.
Aklamasi ini sekaligus menjadi penanda bahwa Tapak Suci Kota Tasikmalaya telah matang secara organisasi dan siap melangkah lebih jauh dalam pembinaan kader, prestasi, dan dakwah.
Usai dinobatkan sebagai ketua, Agung Firmansyah, SE menyampaikan rasa syukur mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta Musda.
“Rasa syukur saya panjatkan atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga ini menjadi amanah yang dapat saya laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Agung saat ditemui TIMES Indonesia. Senin (2/2/2026)

Menurut Agung, amanah tersebut bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga marwah Tapak Suci sebagai organisasi pencak silat yang berakar kuat pada nilai-nilai Islam, kebudayaan bangsa, dan semangat dakwah Muhammadiyah.
Visi Besar Diusung
Dalam kepemimpinannya lima tahun ke depan, Agung Firmansyah membawa visi besar yang menjadi fondasi arah gerak organisasi.
Visi Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Tasikmalaya 2026–2031, yaitu:
- Terwujudnya kader Tapak Suci yang beriman, berakhlak mulia, berprestasi, dan tangguh dalam bela diri pencak silat.
- Menjadikan Tapak Suci sebagai wadah dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang unggul dan inovatif.
- Mewujudkan persaudaraan dan kesatuan yang kokoh di antara anggota dan masyarakat.
Visi ini menegaskan bahwa Tapak Suci tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik dan prestasi olahraga, tetapi juga pembentukan karakter, spiritualitas, serta peran sosial di tengah masyarakat.
Lima Misi Strategis
Untuk mewujudkan visi tersebut, Agung Firmansyah merumuskan lima misi strategis yang akan menjadi pedoman kerja Pimda Tapak Suci Kota Tasikmalaya.
1. Penguatan Keimanan dan Akhlak
Menanamkan nilai-nilai Islam, iman, dan akhlakul karimah dalam setiap proses latihan serta kehidupan sehari-hari kader Tapak Suci.
2. Peningkatan Prestasi
Mengembangkan potensi anggota melalui pembinaan dan pelatihan yang terprogram dan intensif, guna meraih prestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
3. Inovasi dan Penguatan Organisasi
Melakukan inovasi program kerja, meningkatkan kualitas komunikasi internal, serta membangun manajemen organisasi yang profesional dan modern.
4. Dakwah dan Pengkaderan
Menjadikan Tapak Suci sebagai sarana strategis dalam proses perkaderan Persyarikatan Muhammadiyah.
5. Sosial dan Edukatif
Memperluas peran sosial Tapak Suci di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi antaranggota dan unit latihan.
Tujuan Jangka Panjang
Visi dan misi tersebut diarahkan pada tujuan jangka panjang Tapak Suci Kota Tasikmalaya, antara lain:
- Mencetak kader dan atlet pencak silat berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
- Menjaga kemurnian ajaran seni bela diri pencak silat yang selaras dengan nilai-nilai Islam dan budaya bangsa.
- Melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya nasional.
- Membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan keberanian.
- Menumbuhkan rasa percaya diri serta kemampuan menjaga diri.
- Menanamkan nilai sportivitas, persaudaraan, dan keimanan.
Dengan kepemimpinan, Agung Firmansyah berharap Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Tasikmalaya mampu melahirkan generasi pendekar yang tidak hanya unggul di gelanggang pertandingan, tetapi juga berperan aktif dalam dakwah, sosial, dan pembangunan karakter bangsa.
Musda yang digelar di Aula UMTAS ini menjadi momentum penting, menandai komitmen bersama seluruh elemen Tapak Suci Kota Tasikmalaya untuk melangkah maju, solid, dan berprestasi di bawah satu kepemimpinan yang dipercaya bersama. (*)
| Pewarta | : Harniwan Obech |
| Editor | : Ronny Wicaksono |