TIMES JABAR, BANDUNG BARAT – Hingga hari ke-10 operasi pencarian, tim SAR gabungan melaporkan telah mengevakuasi 80 jenazah korban tanah longsor Cisarua yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Ade Zakir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, menyampaikan bahwa upaya pencarian masih berjalan. Hal ini dikarenakan proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) belum tuntas sepenuhnya.
“Pencarian tetap dilanjutkan karena belum semua mayat diidentifikasi, karena bisa saja dua kantung itu satu identitas,” kata Sekda Ade Zakir di Bandung, Senin (2/2/2026).
Berdasarkan data sementara, terdapat 80 warga sipil yang tercatat sebagai korban. Pihak posko terus melakukan pembaruan informasi dengan merujuk pada hasil identifikasi tim ahli.
“Tadi kantong jenazah mencapai 80, tapi yang teridentifikasi warga kan belum tentu 80. Jadi catatan kita warga itu 80, kita fokus data warga, mencocokkan data dari DVI,” ujarnya.
Di sisi lain, dari total 80 kantong jenazah yang dievakuasi tim SAR, Tim DVI Polda Jabar sejauh ini telah berhasil mengidentifikasi 58 jenazah.
“Pada hari kesepuluh ini kami telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 58 jenazah,” katanya.
Tim DVI berkomitmen untuk merampungkan identifikasi terhadap sisa jenazah yang ada melalui proses rekonsiliasi data yang mendalam.
“Untuk selanjutnya, dari sisa jenazah yang ada kami melaksanakan kegiatan rekonsiliasi berkaitan dengan proses identifikasi yang sudah dilakukan, baik pembandingan data post-mortem maupun ante-mortem,” katanya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Update Longsor Cisarua: 80 Kantong Jenazah Dievakuasi, 58 Berhasil Teridentifikasi
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Deasy Mayasari |