https://jabar.times.co.id/
Berita

Gegara Jamur Liar, Satu Keluarga di Cianjur Dilarikan ke Rumah Sakit

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:20
Gegara Jamur Liar, Satu Keluarga di Cianjur Dilarikan ke Rumah Sakit Satu keluarga asal Cikalongkulon dilarikan ke RSUD Cianjur imbas menyantap jamur liar (FOTO: Istimewa)

TIMES JABAR, CIANJUR – Nasib malang menimpa satu keluarga di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengonsumsi jamur liar

Peristiwa yang semula dianggap sebagai rezeki nomplok ini berubah menjadi kepanikan saat empat orang warga mulai merasakan gejala keracunan hebat. 

Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arip Titim Firmanto, mengonfirmasi bahwa pengecekan terhadap para korban telah dilakukan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kabupaten Cianjur.

Kejadian bermula ketika anak dari salah satu korban bernama Wahyu Saripudin pulang dari kebun dengan membawa satu ember penuh jamur liar pada hari tersebut. 

Saat itu, sang anak sempat bertanya mengenai keamanan jamur tersebut untuk dimakan, yang kemudian dijawab oleh orang tuanya bahwa jamur tersebut aman untuk dikonsumsi. 

Lalu setelahnya, jamur tersebut diolah dan disantap dengan lahap bersama oleh Wahyu (65), istrinya Hj. Imas Kusmiati (50), serta pasangan suami istri lainnya yaitu A. Yanto (48) dan Yani Nurhayati (41).

Kemudian hanya berselang sekitar 30 menit setelah makan, petaka mulai muncul ketika Yanto merasa mual, muntah, hingga tubuhnya mendadak lemas. 

Gejala serupa segera merembet ke korban lainnya sehingga mereka langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk menggunakan ambulans desa ke RSUD Cianjur. 

"Para korban tiba di IGD RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis darurat dari dokter jaga," katanya dalam keterangan yang diterima TIMES Indonesia, pada Kamis (22/1/2026).

Kondisi para korban dilaporkan bervariasi oleh tim medis setelah menjalani observasi awal. Saat ini, Wahyu Saripudin dan A. Yanto berada dalam pemantauan ketat di Zona Merah karena mengalami kondisi menggigil dan sangat lemas. 

Sementara itu, kedua istri mereka, yakni Yani Nurhayati berada di Zona Hijau dengan kondisi stabil dan Hj. Imas Kusmiati berada di Zona Kuning dengan kondisi yang berangsur membaik serta sudah bisa diajak berkomunikasi.

Lebih lanjut AKP Arip Titim Firmanto menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kesehatan para korban yang hingga kini masih berada di RSUD Cianjur. 

"Saat ini korban sedang menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari dokter spesialis dan hasil observasi medis," ungkapnya menambahkan. 

Berdasarkan kabar terbaru setelah berkoordinasi, dari empat orang yang mendapatkan perawatan, satu orang dikabarkan sudah diperbolehkan pulang sementara tiga lainnya masih harus menjalani perawatan intensif.

Tragedi jamur liar di Kampung Sela Cikalongkulon ini menjadi pengingat bagi warga sekitar agar lebih waspada dalam memilih bahan makanan dari alam bebas. 

Lebih jauh Kapolsek memastikan bahwa pihak kepolisian akan memberikan laporan perkembangan terbaru sesegera mungkin terkait kondisi para korban di lapangan. 

"Untuk saat ini, penanganan medis menjadi prioritas utama guna memastikan seluruh korban dapat pulih kembali dari efek racun tanaman liar tersebut," tukas nya. (*)

Pewarta : Wandi Ruswannur
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.