https://jabar.times.co.id/
Berita

Menyibak Makna di Balik Tema Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186

Senin, 26 Januari 2026 - 13:28
Menyibak Makna di Balik Tema Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 Logo Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. (FOTO: Pemkab Majalengka for TIMES Indonesia)

TIMES JABAR, MAJALENGKA – Setiap peringatan Hari Jadi bukan sekadar hitungan usia, melainkan ruang refleksi untuk memahami dari mana sebuah daerah berasal dan ke mana arah langkah akan dituju. Pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 yang jatuh pada 11 Februari 2026

Tema "Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung SAE" dihadirkan sebagai penegasan arah pembangunan yang berakar pada nilai sejarah dan berpijak pada semangat masa depan.

Bupati Majalengka, H Eman Suherman mengatakan, tema tersebut mengandung makna mendalam yang terangkum dalam empat kata kunci utama, yakni Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi, Inovasi, dan Majalengka Langkung SAE.

Menapak Sejarah, Memahami Jati Diri Daerah

Menapak sejarah dimaknai sebagai upaya memahami masa lalu manusia secara menyeluruh. Dalam konteks ini, manusia diposisikan sebagai subjek sekaligus objek sejarah.

Sejarah bukan hanya catatan peristiwa, tetapi kisah kehidupan manusia yang terus terhubung dengan masa kini dan masa depan.

Melalui pemahaman sejarah, nilai-nilai luhur, identitas daerah, serta perjalanan panjang Kabupaten Majalengka dapat dijadikan pondasi dalam membangun kehidupan selanjutnya.

Sejarah menjadi pijakan penting untuk melangkah dengan kesadaran, arah, dan tanggung jawab.

Bangun Kolaborasi, Kekuatan dalam Kebersamaan

Bangun kolaborasi mengandung makna membangun kerja sama antara dua pihak atau lebih, baik individu, kelompok, maupun organisasi, untuk bergerak secara sinergis dalam mencapai tujuan bersama.

"Kolaborasi bukan sekadar bekerja bersama, tetapi berbagi ide, sumber daya, serta keahlian demi menghasilkan solusi dan hasil yang lebih baik dibandingkan bekerja secara sendiri-sendiri," katanya.

Dalam pembangunan daerah, kolaborasi menjadi kekuatan utama untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Semangat kebersamaan inilah yang ingin ditegaskan dalam peringatan Hari Jadi ke-186 Kabupaten Majalengka.

Inovasi, Penggerak Perubahan dan Nilai Tambah

Inovasi dimaknai sebagai upaya menggerakkan, mempercepat, atau mengubah pendekatan dalam menciptakan pembaharuan. Inovasi lahir dari ide kreatif, gagasan segar, serta metode baru yang bertujuan meningkatkan nilai tambah dalam berbagai aspek kehidupan.

Melalui inovasi, Kabupaten Majalengka diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan daya saing, serta menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang telah diwariskan oleh sejarah.

Majalengka Langkung SAE, Visi Lima Tahun ke Depan

Keseluruhan makna tema bermuara pada visi besar Majalengka Langkung SAE, yang merupakan visi pembangunan Kabupaten Majalengka untuk periode 2025-2029. Visi ini menjadi arah bersama dalam mewujudkan Majalengka yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui peringatan Hari Jadi ke-186, Pemerintah Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan sejarah sebagai pijakan, kolaborasi sebagai kekuatan, dan inovasi sebagai jalan perubahan, demi mewujudkan Majalengka Langkung SAE.

Peringatan ini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk melangkah lebih jauh, lebih kuat, dan lebih bermakna bagi masa depan Kabupaten Majalengka. (*)

Pewarta : Jaja Sumarja
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.