TIMES JABAR, BANJAR – Terdampak efisiensi, kini internet gratis tak lagi tersedia di ruang publik seperti Alun-alun, Taman Kota dan titik-titik lainnya. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kota Banjar, Asep Mulyana, kepada sejumlah awak media yang mewawancarai di ruang kerjanya, Selasa (13/1/2026).
"Kami belum bisa memberikan layanan intermet di ruang publik sehubungan dengan adanya efisiensi anggaran," jelasnya.
Asep menambahkan bahwa semua daerah saat ini mengalami penurunan dana transfer ke daerah dari pusat untuk menyikapi efisiensi di berbagai sektor.
"Jika tahun 2025 sebelumnya anggaran belanja internet ada di Diskominfo maka pada tahun 2026 ini anggaran tersebut sudah di sebarkan ke beberapa OPD," terangnya.
Kendati demikian, Asep berharap ke depannya ada solusi yang lebih baik lagi mengingat kebutuhan telekomunikasi di era digital seperti saat ini merupakan sebuah kebutuhan yang vital.
"Mudah-mudahan ke depannya kita mendapatkan solusi agar dapat memberikan kembali layanan wifi publik yang dapat di akses secara gratis oleh masyarakat," harapnya.
Untuk saat ini, lanjut Asep, anggaran yang tersedia untuk layanan internet ada di masing-masing OPD. Jika pada tahun 2025, Diskominfo mengelola anggaran internet sebesar Rp1,9 miliar, maka pada tahun 2026 ini hanya menyisakan Rp460 jutaan.
"Anggaran tersebut disebar ke tiap-tiap OPD sesuai kapasitas dan kebutuhan OPD," katanya. (*)
| Pewarta | : Sussie |
| Editor | : Faizal R Arief |