https://jabar.times.co.id/
Berita

Cuaca Ekstrem Melanda Majalengka, 58 Bencana Terjadi Sepanjang Januari 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 16:44
Cuaca Ekstrem Melanda Majalengka, 58 Bencana Terjadi Sepanjang Januari 2026 Bupati Majalengka H Eman Suherman dan Kepala Pelaksana BPBD Majalengka Agus Tamim. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

TIMES JABAR, MAJALENGKA – Langit yang terus menggantungkan awan kelabu seolah menjadi penanda bahwa alam sedang menguji ketangguhan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Hujan dengan intensitas ekstrem mengguyur tanpa jeda, memicu rangkaian bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Kota Angin. 

Dalam hitungan hari, banjir dan longsor silih berganti menyapa pemukiman warga, meninggalkan kecemasan sekaligus kewaspadaan kolektif seluruh warga masyarakat Kabupaten Majalengka 

Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Tamim, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka telah lebih dahulu menetapkan langkah antisipasi. Bahkan, Bupati Majalengka telah meluncurkan Surat Keputusan (SK) kesiapsiagaan bencana hingga April 2026 sebagai bentuk kesiapan menghadapi ancaman cuaca ekstrem.

"Berdasarkan informasi terjadinya bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka, Pak Bupati sudah mengeluarkan kebijakan terkait kesiapsiagaan bencana sampai April 2026 untuk mengantisipasi ancaman tersebut," ujar Agus Tamim, Senin 26 Januari 2026.

Peringatan cuaca dari BMKG menjadi sinyal serius. Pada periode 23-29 Januari 2026, hujan diprediksi berada pada kategori sangat ekstrem. Realitas di lapangan pun membenarkan peringatan itu.

Dalam rentang 23-24 Januari 2026, menurut Agus Tamim, tercatat hampir 39 titik kejadian bencana yang tersebar di 13 kecamatan serta 35 desa dan kelurahan.

"Curah hujan tinggi terjadi baik di wilayah utara maupun selatan Majalengka. Di wilayah selatan banyak terjadi tanah longsor, sementara di wilayah utara didominasi banjir,"kata Agus.

Secara keseluruhan, sejak 1 Januari hingga 26 Januari 2026, Majalengka telah mengalami hampir 58 kejadian bencana, dengan puncaknya terjadi dalam dua hari berturut-turut ketika hujan turun tanpa kompromi.

"Sekitar 40 kejadian tercatat hanya dalam kurun 23-24 Januari, meliputi banjir dan longsoran," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim.

Sementara itu, di tengah dinamika alam yang tak menentu, Bupati Majalengka H. Eman Suherman menegaskan bahwa isu kebencanaan menjadi fokus utama dalam rapat pimpinan (rapim). Ia menyebut, cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir memang sangat luar biasa.

"Di wilayah selatan ada longsor, namun skalanya kecil. Di wilayah utara terjadi banjir, tetapi jika dibandingkan dengan tahun lalu, tidak sedahsyat sebelumnya," kata Bupati Eman Suherman.

Bupati juga memantau langsung kondisi di sejumlah wilayah, mulai dari Kertajati, Jatitujuh, Ligung hingga Sumberjaya. Meski terjadi kenaikan muka air dan luapan sungai, dampaknya relatif terkendali. Tanaman pertanian tidak terdampak signifikan, dan genangan air umumnya surut dalam waktu satu hari.

Menurutnya, limpasan air sebagian besar berasal dari sungai yang menerima pasokan hujan dengan intensitas tinggi, frekuensi rapat, dan durasi panjang. Bahkan, sempat muncul peringatan di Bendung Rentang Jatitujuh ketika debit air melampaui ambang batas. Namun, kondisi tersebut masih dapat dikendalikan.

Sebagai langkah mitigasi, Bupati menginstruksikan seluruh jajaran, khususnya para camat dan kepala perangkat daerah, untuk tetap siaga dan tidak meninggalkan wilayah Majalengka. Pemantauan lingkungan harus dilakukan secara intensif, disertai pelaporan cepat melalui jalur komunikasi resmi.

"Ketika ada sesuatu, kita bisa cepat melakukan mitigasi melalui BPBD, Dinas Sosial, dan unsur lainnya untuk turun langsung ke lapangan," ucap Bupati Eman Suherman.

Di tengah ancaman cuaca yang masih mengkhawatirkan menurut prakiraan BMKG, pemerintah daerah berharap seluruh elemen masyarakat tetap waspada namun tidak panik.

"Doa dan kewaspadaan menjadi pagar terakhir agar Kabupaten Majalengka tetap aman, warganya tetap nyaman, dan bencana alam dapat diminimalkan dampaknya," jelas Bupati Eman Suherman. (*)

Pewarta : Jaja Sumarja
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.