https://jabar.times.co.id/
Berita

Hujan Tak Henti Picu Bencana di Majalengka, BPBD Minta Masyarakat Waspada

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:52
Hujan Tak Henti Picu Bencana di Majalengka, BPBD Minta Masyarakat Waspada Bencana Banjir menerjang Kabupaten Majalengka. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

TIMES JABAR, MAJALENGKA – Langit Majalengka seakan enggan beranjak cerah. Sejak Jumat, 23 Januari 2026, hujan mengguyur tanpa jeda, membawa serta ancaman yang perlahan menjelma menjadi bencana. Air turun dari langit, tanah melemah, sungai meninggi, dan pepohonan tak lagi mampu berdiri tegak menahan terpaan angin.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mencatat hingga Sabtu pagi, 24 Januari 2026, telah terjadi 13 kejadian bencana yang tersebar di tujuh kecamatan. Rentetan peristiwa tersebut meliputi tanah longsor, banjir, hingga cuaca ekstrem berupa pohon tumbang.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Majalengka, Reza Permana, menyampaikan bahwa intensitas hujan yang tinggi sejak Jumat menjadi faktor utama meningkatnya kejadian bencana di berbagai wilayah.

"Hujan yang mengguyur Majalengka sejak Jumat berdampak langsung pada terjadinya sejumlah bencana. Hingga pagi ini, sudah tercatat 13 kejadian di tujuh kecamatan," ujar Reza.

Penanganan Darurat 

Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Majalengka bergerak cepat. Koordinasi lintas sektor dengan unsur TNI, Polri, Satpol PP/Damkar, pemerintah kecamatan, dan desa terus dilakukan.

Di saat yang sama, tim BPBD Majalengka berada di lapangan untuk melaksanakan kaji cepat, penanganan darurat, serta memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak.

"Penanganan darurat terus kami lakukan, termasuk asesmen di lokasi kejadian. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat," tegas Reza.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, BPBD Majalengka mengingatkan bahwa ancaman belum sepenuhnya berlalu. Curah hujan yang masih tinggi membuat debit air Sungai Cimanuk berada pada level waspada.

BPBD pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah dan bagi warga yang bermukim di daerah rawan longsor serta bantaran sungai.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Jika terjadi bencana di wilayah masing-masing, segera laporkan kepada kami," kata Reza.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Majalengka membuka layanan Call Center 0823 4040 0300, yang terhubung langsung melalui WhatsApp, agar laporan bencana dari masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat.

BPBD Majalengka menegaskan, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan yang dapat mengakibatkan bencana alam. (*)

Pewarta : Jaja Sumarja
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.