TIMES JABAR, CIANJUR – Hai semuanya, kali ini layar lebar Indonesia segera kedatangan tontonan baru yang penuh emosi melalui proyek film berjudul Senin Harga Naik.
Film ini lahir dari kolaborasi rumah produksi ternama Starvision Plus bersama Legacy Pictures dengan arahan sutradara Dinna Jasanti berdasarkan naskah yang ditulis oleh Rino Sarjono.
Melalui keterangan resmi atau caption unggahan terbarunya, diceritakan bahwa kisah ini bermula dari perseteruan antara Mutia dan ibunya, Retno, yang memicu kepindahan Mutia demi membuktikan kemampuannya hidup mandiri.
Namun, nasib membawa Mutia kembali ke rumah saat kariernya di bidang properti terancam oleh rencana penggusuran Mercusuar, sebuah toko roti penuh sejarah milik keluarganya sendiri.
Visual poster yang dirilis memperlihatkan kehangatan sekaligus kesedihan yang mendalam melalui pose para pemain yang saling merangkul di depan sebuah bangunan ikonik dan mercusuar.
Dalam poster tersebut, Meriam Bellina tampak menjadi pusat gravitasi emosional bagi anak-anaknya yang diperankan oleh Nadya Arina, Andri Mashadi, Nayla Purnama, Givina, dan Adam Xavier.
Melansir dari akun Instagram @filmseninharganaik bahwa film ini mengusung pesan kuat tentang arti penting sebuah prioritas dalam keluarga yang sering kali berubah seiring kedewasaan seseorang.
"Nuansa dalam poster tersebut seolah menjanjikan sebuah drama yang akan menguras air mata penontonnya," unggah akun tersebut dikutip TIMES Indonesia, pada Sabtu (24/1/2026).
Antusiasme publik terlihat jelas di kolom komentar media sosial setelah trailer resminya diluncurkan untuk menyambut momen libur lebaran.
Lebih lanjut pemilihan jadwal tayang pada 18 Maret 2026 dinilai sangat strategis karena mendekati hari raya, di mana tema keluarga menjadi topik yang paling dicari.
Selain deretan pemeran utama, film ini juga didukung oleh jajaran aktor pendukung yang kuat seperti Hamish Daud, Rianti Cartwright, hingga Brandon Salim.
Musik pengiring yang dibawakan oleh Virgoun dengan lagu bertajuk Saat Kau Telah Mengerti turut mempertegas atmosfer melankolis yang ingin disampaikan oleh sutradara kepada calon penontonnya.
Kualitas produksi film ini terlihat dari detail sinematografi yang menangkap hubungan rapuh sekaligus hangat antara seorang ibu dengan ketiga anaknya.
Mutia harus berjuang melunakkan hati ibunya yang keras demi menyelamatkan kariernya, namun di sisi lain ia harus berhadapan dengan kenangan masa kecil yang tersimpan di toko roti tersebut.
Lebih jauh dengan narasi epik yang menyentuh sisi kemanusiaan paling dalam, Senin Harga Naik diproyeksikan menjadi salah satu film drama keluarga terbaik di tahun ini.
Kisahnya mengajak penonton berefleksi mengenai sejauh mana seseorang bersedia berkorban demi ambisi pribadi dibandingkan dengan keutuhan sebuah rumah.(*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Sinopsis Film Senin Harga Naik, Drama Keluarga Super Sedih yang Mengguncang Perasaan
| Pewarta | : Wandi Ruswannur |
| Editor | : Imadudin Muhammad |