TIMES JABAR, MAJALENGKA – Di ruang operasi RSUD Cideres, harapan itu datang perlahan. Satu per satu warga lanjut usia duduk menanti giliran, membawa cerita panjang tentang dunia yang sempat meredup. Melalui Program BENGRAS (Bebas Gangguan Penglihatan Katarak), Pemerintah Kabupaten Majalengka membuka kembali cahaya bagi lebih dari 600 warga yang kini telah menjalani operasi katarak gratis.
Program unggulan Bupati Majalengka H. Eman Suherman ini bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi misi sosial untuk mengembalikan kualitas hidup masyarakat. Katarak yang selama ini membatasi gerak dan produktivitas warga, kini ditangani secara sistematis lewat kolaborasi pemerintah daerah, rumah sakit, dan tenaga medis profesional.
"Program BENGRAS ini kami hadirkan agar masyarakat bisa kembali melihat dengan baik dan menjalani aktivitas normal. Alhamdulillah, lebih dari 600 warga sudah menjalani operasi katarak gratis," ujar Bupati Eman Suherman, Kamis (5/2/2026).
Ia menegaskan, gangguan penglihatan bukan hanya persoalan medis, melainkan juga menyangkut kesejahteraan sosial. Banyak penderita katarak yang kehilangan kesempatan bekerja dan bergantung pada keluarga. Karena itu, Pemkab Majalengka berkomitmen memperluas jangkauan program agar semakin banyak warga merasakan manfaatnya.
Program kesehatan ini sekaligus menjadi bagian dari visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, yang menempatkan kesehatan masyarakat sebagai fondasi utama kesejahteraan daerah. Pemerintah menargetkan perluasan layanan BENGRAS agar menjangkau seluruh kecamatan secara bertahap.
Sementara itu, Direktur RSUD Cideres dr. H. Harizal F. Harahap menyebut kegiatan operasi katarak gratis kali ini menjadi momentum istimewa karena digelar dalam rangka Hari Jadi ke-186 Kabupaten Majalengka. RSUD Cideres bekerja sama dengan Perdami dan RS Cicendo Bandung untuk memastikan kualitas layanan medis tetap optimal.
"Pada kegiatan ini, sebanyak 100 pasien telah menjalani operasi katarak. Ini bentuk dukungan nyata kami terhadap Program BENGRAS,” jelas dr. Harizal.
Ia berharap, warga yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan penglihatan dapat kembali produktif dan mandiri. RSUD Cideres, lanjutnya, akan terus menjadi garda terdepan dalam mendukung program kesehatan pemerintah daerah.
Di balik angka ratusan penerima manfaat itu, tersimpan ribuan cerita tentang mata yang kembali melihat wajah keluarga, jalan kampung, dan langit pagi Majalengka. Program BENGRAS bukan hanya memulihkan penglihatan, tetapi juga menghidupkan kembali harapan. (*)
| Pewarta | : Jaja Sumarja |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |