https://jabar.times.co.id/
Berita

Tonjong Canyon Cipatujah, Sungai Hijau di Balik Tebing Batu Purba Tasikmalaya

Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:32
Tonjong Canyon Cipatujah, Sungai Hijau di Balik Tebing Batu Purba Tasikmalaya Dua wisatawan bermain kayaking saat menikmati keindahan Tonjong Canyon Cipatujah beberapa Waktu yang lalu. (FOTO : Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

TIMES JABAR, TASIKMALAYA – Aliran sungai berwarna hijau jernih yang membelah tebing batu purba menjadi daya tarik utama Tonjong Canyon Cipatujah, destinasi wisata alam di selatan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Berlokasi di Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, tempat ini kian dikenal wisatawan sebagai alternatif wisata selain pantai dan wisata religi yang selama ini mendominasi kawasan tersebut.

Meski telah diperkenalkan sejak 2015, popularitas Tonjong Canyon tumbuh secara bertahap melalui media sosial dan rekomendasi wisatawan. Destinasi ini menawarkan pengalaman wisata alam yang lebih tenang dan autentik, dengan lanskap sungai, formasi batuan purba, serta suasana alami yang masih terjaga.

Kehadiran Tonjong Canyon sekaligus memperkuat citra Tasikmalaya Selatan sebagai wilayah dengan potensi wisata darat yang tak kalah menarik dibanding kawasan pesisirnya.

Selama ini Cipatujah dikenal luas melalui deretan pantai selatan yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Namun, Tonjong Canyon menghadirkan wajah baru pariwisata Cipatujah dengan mengandalkan wisata sungai dan bentang alam batuan purba.

Destinasi ini menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan suasana lebih sejuk dan hening, berbeda dengan karakter wisata pantai yang terbuka dan ramai. Tonjong Canyon kini dipandang sebagai pelengkap penting dalam peta wisata Tasikmalaya Selatan.

Tonjong Canyon memiliki ciri khas berupa air sungai berwarna hijau jernih yang mengalir di antara tebing dan bongkahan batu besar. Warna air terbentuk dari pantulan vegetasi sekitar serta dasar sungai berbatu, menciptakan nuansa eksotis dan fotogenik.

keindahan-Tonjong-Canyon-Cipatujah-a.jpgSejumlah wisatawan Tonjong Canyon Cipatujah saat menikmati panorama di atas batu tebing purba (FOTO : Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

Formasi batuan purba yang mengapit sungai membentuk lorong alami dengan pemandangan dramatis. Tak sedikit pengunjung menyebut lokasi ini sebagai “Green Canyon-nya Tasikmalaya”, meski dengan karakter yang lebih alami dan belum padat pengunjung.

Cahaya matahari yang masuk di sela-sela tebing pada pagi hingga siang hari menjadi momen favorit wisatawan untuk fotografi alam.

Sebagai destinasi yang masih berkembang, Tonjong Canyon dikenal memiliki atmosfer tenang dan minim kebisingan. Suara aliran sungai dan alam sekitar menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin beristirahat dari rutinitas.

Kondisi tersebut membuat Tonjong Canyon sering disebut sebagai hidden gem Tasikmalaya Selatan, terutama bagi pencinta wisata alam, perjalanan reflektif, dan konsep healing berbasis alam.

Selain menikmati panorama, wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas wisata alam seperti bersantai di hammock yang dipasang melintang di atas sungai, Cliff jumping dari tebing setinggi 10–15 meter dengan pengawasan pemandu, berenang dan berendam dan body rafting menyusuri aliran canyon, kayaking, trekking ringan dan berburu spot foto dimana seluruh aktivitas dilakukan dengan pendekatan ramah lingkungan dan mengutamakan keselamatan pengunjung.

Pengalaman wisata di Tonjong Canyon juga diperkaya dengan kuliner khas lokal, salah satunya Nasi Oyek, makanan tradisional berbahan dasar singkong. Kuliner ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat Cipatujah dan sering disajikan kepada wisatawan. Menikmati Nasi Oyek di tengah suasana alam terbuka menjadi pelengkap pengalaman wisata yang sederhana namun berkesan.

keindahan-Tonjong-Canyon-Cipatujah-b.jpgSejumlah wisatawan Tonjong Canyon Cipatujah saat river camp di tepi Tonjong Canyon Cipatujah (FOTO : Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

Rute perjalanan perjalanan dari Kota Tasikmalaya ke Kampung Tanjungsari, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat bisa melalui akses Kawalu, Sukaraja, Cibalong, Cipatujah. 

Kendaraan roda dua lebih disarankan karena akses jalan masih sempit. Setelah tiba di area parkir, wisatawan perlu melakukan trekking sekitar 30 menit melalui jalur tanah menurun menuju kawasan canyon.

Waktu terbaik berkunjung adalah saat cuaca cerah, terutama pada hari kerja untuk menghindari keramaian. Meski mempertahankan konsep alami, Tonjong Canyon telah dilengkapi fasilitas dasar seperti area parkir, gazebo, pemandu wisata, penyewaan pelampung, wahana alam, dan paket makanan.

Pengelolaan destinasi ini melibatkan masyarakat lokal, sehingga keberadaan Tonjong Canyon tidak hanya mendorong sektor pariwisata, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Tonjong Canyon dipandang memiliki potensi besar sebagai ikon wisata alam Tasikmalaya Selatan. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan penataan akses yang bertahap, destinasi ini berpeluang menjadi contoh pengembangan wisata berbasis alam dan komunitas.

Bagi wisatawan yang mencari keindahan alam, ketenangan, dan petualangan ringan, Tonjong Canyon Cipatujah menjadi salah satu destinasi. (*)

Pewarta : Harniwan Obech
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.