https://jabar.times.co.id/
Berita

Majalengka Dikepung Bencana Alam, Bupati Instruksikan Penanganan Cepat

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:38
Majalengka Dikepung Bencana Alam, Bupati Instruksikan Penanganan Cepat Bupati Majalengka, H Eman Suherman meninjau lokasi bencana. (FOTO: Diskominfo Majalengka for TIMES Indonesia)

TIMES JABAR, JAKARTA – Langit yang terus menurunkan hujan menjadi pertanda ujian berat bagi Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hampir seluruh wilayah, memicu rangkaian bencana alam yang terjadi nyaris tanpa jeda.

Banjir merendam permukiman, tanah longsor menutup akses jalan, sementara pohon tumbang mengancam keselamatan warga. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, hingga Sabtu, 24 Januari 2026, tercatat 26 kejadian bencana alam yang tersebar di sejumlah kecamatan. 

Rentetan bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem berupa pohon tumbang. Di tengah situasi darurat itu, BPBD Majalengka bersama unsur TNI, Polri, serta aparat pemerintah desa bergerak cepat. 

Penanganan kedaruratan dilakukan di berbagai titik terdampak, mulai dari evakuasi warga, pemantauan wilayah rawan, hingga pendataan dampak bencana di lapangan.

Bupati Majalengka Instruksikan Penanganan Cepat

Melihat kondisi yang berkembang, Bupati Majalengka H. Eman Suherman menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat dan responsif. Fokus utama diarahkan pada keselamatan warga serta penanganan wilayah terdampak banjir dan longsor.

"Saya minta BPBD dan Dinas PUTR bergerak cepat dalam penanganan darurat di lapangan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama," ujar Bupati Eman Suherman, Sabtu (24/01/2026).

Selain itu, Bupati juga memerintahkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) untuk segera melakukan pendataan terhadap sawah dan lahan pertanian yang terdampak banjir. Langkah ini dinilai penting sebagai dasar penanganan lanjutan agar dampak bencana tidak berlarut terhadap sektor pangan.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan," himbauannya.

Ratusan Hektare Sawah dan Ratusan Rumah Terdampak

Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, mengungkapkan bahwa lahan pertanian yang terdampak banjir tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Sumberjaya, Dawuan, Kasokandel, Cikijing, dan Cingambul. Total luasan sawah yang terdampak mencapai ratusan hektare.

Sementara itu, Camat Ligung Abdul Goni menambahkan, banjir terparah terjadi di Desa Wanasalam akibat luapan Sungai Cimanuk. Sekitar 200 rumah warga terendam, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

BPBD: Waspada Hingga Akhir Januari

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih diperkirakan berlangsung hingga akhir Januari 2026.

"Dari data sementara, tidak ada korban jiwa. Namun terdapat rumah warga yang mengalami kerusakan serta beberapa akses jalan tertutup material longsor. Tim kami masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lapangan," ujar Agus Tamim.

BPBD Majalengka menegaskan, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah Majalengka dalam beberapa hari ke depan. (*)

Pewarta : Jaja Sumarja
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jabar just now

Welcome to TIMES Jabar

TIMES Jabar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.